Kelanjutan Program Pembangunan KF-X/ IF-X Belum Jelas

Kelanjutan program pembuatan pesawat tempur Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KF-X/IF-X) yang merupakan kerja sama antara Indonesia- Korea Selatan saat ini belum jelas.

Padahal, beberapa waktu lalu proyek dengan total investasi kedua negara yang mencapai 8 miliar dollar AS itu diklaim sudah masuk tahap engineering manufactur development (EMD).

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Marsekal Madya TNI Hadiyan Sumintaatmadja kemudian menjelaskan mengenai nasib program pembuatan pesawat tersebut.

“Kami membahas kelanjutannya itu (KF-X/IF-X),” kata Hadi seusai rapat koordinasi khusus (rakorsus) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum ,dan Keamanan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Saat ini, menurut Hadi, belum ada keputusan akhir apakah program yang dibiayai Korea Selatan 80 persen dan Indonesia 20 persen itu dilanjutkan atau tidak.

“Hasilnya kan cuma dua, dilanjutkan atau tidak. Tapi (nanti) Pak Menko (Menko Polhukam Wiranto) yang menjelaskan. Itu keputusannya di Pak Menko (Polhukam),” kata Hadi.

Hadi membantah bahwa program tersebut akan dihentikan karena kendala lisensi teknologi yang tidak kunjung diberikan oleh Amerika Serikat. Lisensi itu yakni electronic optics targeting pod (EOTGP), infrared system targeting (IRST), radar active electronically scanned array (AESA), dan radio frequency jammer.

“Enggak, enggak (ada kendala lisensi),” ucap dia.

Hadi juga menbantah bahwa masalah anggaran menjadi penyebab tidak jelasnya program pembuatan pesawat tersebut.

“Saya tidak bisa komentar. Nanti Pak Menko (Polhukam). Tunggu Pak Menko (Polhukam) ya,” ujar Hadi.

Tak berbeda, Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) Elfien Guntoro yang hadir dalam rakorsus tersebut juga tak bersedia menjelaskan hasil rapat soal perkembangan program pembuatan pesawat KFX/IFX.

“Saya cuma hadir saja. Saya enggak bisa kasih komentar,” kata mantan Direktur Utama PT Pelni (Persero) tersebut.

Hadir juga dalam rakorsus tersebut antara lain Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan pihak lainnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhan, Anne Kusumayati sebelumnya mengatakan, pengembangan pesawat tersebut terkendala pengadaan beberapa komponen yang lisensinya dimiliki Amerika Serikat.

Korea Selatan dan Indonesia sejatinya mencoba menyiasati kendala itu, yakni berkolaborasi dengan negara-negara di Eropa untuk pengadaan komponen tersebut. Kerja sama pengembangan jet tempur generasi 4,5 tersebut telah dimulai sejak 2016.

Ditargetkan pada 2019 prototipe pesawat tempur tersebut diproduksi. Kemudian, pesawat dapat diluncurkan dan bisa terbang pada 2021. Pada 2026, diharapkan pesawat tempur KFX/IFX bisa mendapatkan type certificate.

Photo : KF-X fighter (chosun)

Sumber : Kompas

Advertisements

46 thoughts on “Kelanjutan Program Pembangunan KF-X/ IF-X Belum Jelas”

    1. Ya realistis to mbah…kalo memang progresnya gak menentu, mending bubar jalan aja daripada biaya pengembangannya membengkak tak terkendali

      Like

    2. Pencitraan siapa dl neh..kl pemerintah skrg cm nerusin kebijakan pemerintah sblmnya ttg project kfx/ifx. Yg bikin molor tu korsel bukan kita..makanya duit anggaran ifx sengaja di tahan ga di bayar dl cz mank dh kliatan gelagat korsel..
      Coba liat web KAI ttg kfx..KAI bikin opsi macem2 dr model yg disepaki kfx C 103..skrg malah sampe seri C 107..bahkan yg lbh geblek KAI buat skema kfx gen5 yg basicnya ngambil pesawat f16 xl..
      Mk nya sy pernah komen di artikel sblm nya ttg kfx yg makin ga jelas..mening ambil j31 versi 2 sebagai opsi..
      Kerjasama sama Eropa Barat jg US tu mehong bingitz ( plus wapres JK lg nantang Eropa barat kl masih embargo sawit maka stop beli pesawat produk Eropa).
      Kerjasama sama rusia ..harus borong dulu ratusan unit ( contoh india )
      Opsi cuma Cina..cuma masalahnya kl pemerintah beli tu j31..semua antek barat hembusin isu PKI.
      Jd mening bikin pesawat telpon aje..ga usah mikirin senjata..

      Like

      1. oalah bray….masalah sawit itu bisa diselesaikan dgn mengajukan komplain kepada WTO. UU disana melarang pembakaran hutan/deforestation, jadi yg kena imbas bukan hanya kita tapi juga malaysia, dan thailand.

        jadi kalau misalnya indonesia dan teman sekawasan mengajukan komplain ke WTO semua urusan dah selesai. tinggal WTO aja yg urus. kgk perlu merembet ke perang dagang segala, terus stop beli pesawat eropa.

        dari situ kita bisa wait & see apa bisa WTO menyelesaikan masalah sawit ini. think smart lah bray,,,,,om google itu dipake buat yg positif aja.

        Like

        1. Ya mgkn sy kurang smart.
          – Kl soal perang dagang ( stop beli pesawat eropa ) itu statement Wakil Presiden Jusuf Kala bro idv..so kl bro idv ga sreg pernyataan beliau, bro idv silahkan sanggah ke beliau.
          – Kl dampak cpo bukn cm indonesia, tp malay jg thai kena dampak..itu betul. Namun point of view nya indonesia pengexport cpo nomor 1 dengan kualitas yg terbaik di dunia..dan utk saat ini cm RRC satu2 yg bersedia membeli cpo kita..itupun dgn harga dibawah pasar. Jd yg sangat paling dirugikan kita bukan?.. di produksi harga jatuh..ga di produksi hasil bumi/sawit kita dikemanain.
          – mslh cpo di bawa ke WTO..bro idv yakin kita bisa menang ?? Kita tau watak org bule yg jago ngeles….
          selain itu kita skrg ini ga pny diplomat ulung kyk zaman pres. soekarno atau pres. soeharto
          So maaf kl memang sy kurang smart..tp sy sangat concern dg bangsa saya..Jaya NKRI

          Like

          1. kekekekeke………masalah gugatan ke WTO justru sudah diajukan ke WTO dan mereka sudah memenangkan perkara ini, tapi hanya sebagian sektor saja, seperti biofuel.
            jadi hanya tinggal tunggu pihak EU untuk membuka pintu saja, kalau mereka kgk mau tinggal tunjukin surat dari WTO ajah…..xixixixixi

            jadi jgn sampe ketinggalan berita bray, eh……atau mungkin pihak EU sudah membuka pintunya lebar2 dan mengakui kesalahannya…..berarti saya dong yg ketinggalan berita…..kikiki
            noh buktinya A-400 mau kebeli padahal dulunya enggan beli,,,,krn EU malah menggganjal eksport sawit indonesia.

            Like

            1. lol tanpa cpo banyak industri2 di eropa yg akan hancur
              diplomasi kita kuat dan lihai kok jdi jngan kuatir sma republik sosialis eropa serikat dibawah komando fuhrer fraulein merkel dan kaum2 liberal kiri para pemuja imigran2 gelap alias tenaga kerja murah
              haha
              perang dagang adalah keadilan bagi yg masih suka proteksionis pdhal udah ngambil keuntungan dari perdagangan bebas.ala neo liberal.

              Like

              1. hihihihi bung anu ini biji mane,,,lha wong WTO itu menerapkan aturan perdagangan bebas, jadi semua negara harus menuruti aturan dari wto, baik eropa maupun amerika kalau nyeleweng ya tetap kena libas tangannya wto.

                wto itu asosiasi terkuat didunia bung anu, saya juga sering baca artikel produksi golongan kiri ya setidaknya bisa kompare mana yg baik mana yg buruk. xixixi.

                Like

                1. lah memang mereka yg menetapkan peraturan perdagangan bebas namun mereka bukanlah yg terkuat berhentilah pola pikir seperti ini di jaman desentralisasi yg muncul malah kesimpulan teori konspirasi.
                  wto kebijakannya gampang dipengaruhi para pelobi korporatis sama seperti politik2 di negeri 2 demokrasi
                  apalagi korporatis2 yg berlabel kapitalis negara (state capitalism) lah wong gimana ada negara yg sumber daya alam dan manusia murah melimpah, ngotot ikut perdagangan bebas namun full proteksionis di dalam negeri apalagi berani menyepelekan hak cipta
                  jelas lah yg rugi siapa yg untung siapa.
                  nah lebih baik pragmatis wae lah di jaman sekrang gak usah ikut politik2 identitas di negara2 lain

                  Like

                  1. ya prinsip perdagangan ya ga gitu.
                    namanya dagang ya cari untung, beli di tempat yg murah, jual di tempat yg mahal.
                    negara ono mau ikut arus globalisasi ya harus ikut aturan mainnya.
                    salah satu keuntungan negara ono jadi anggota wto ya bisa komplain jika ada negara yg main2, seperti amrik yg baru2 ini menaikkan tarif dagangnya. negara ono bisa komplain atas kenaikan tarif ke wto, krn sudah menyalahi aturan main.

                    jadi klo ada soal pasti ada jawabannya.
                    ok bray optimis dong kok pesimis mulu bawa2 teori konspirasi…..xixi

                    Like

                    1. permasalahannya mas wto sendiri tidak memberi sanksi terhadap negara proteksionis tersebut (karena jaringan ekonomi terlalu kuat……..salam meritokrasi) mereka terang2ngan loh mensubsidi industrinya sendiri mendominasi supply produksi2 tertentu biar bisa produksi brang2 murah dan punya daya tawar yg kuat sehingga melemahkan tarif bea cukai negara 2 tertentu dan tanpa peduli akan hak cipta yg secara tdk langsung melemahkan ekonomi domestik negara2 yg terlibat wto terutama negara2 yg sudah maju, belum lagi dgn manipulasi nilai mata uang mereka terhadap mata uang negara2 lain. dan ini terjadi karena mereka ini paranoid akan masa lalu dan demokrasi maklum lah berpartai tunggal.
                      ini saja sudah membuat perekonomian global tak imbang konsep perdagangan bebas adalah fair trade bukannya nyungsepno trade mana aturan mainnya klo gini………apa ada hukum dasar ekonomi kyak gini bung.
                      ya rasional saja bung klo aturan mainnya sudah loyo…lemahnya kemampuan utk mengikat tiada jalan lain demi melindungi ekonomi domestik dlm negeri maka AS mengobarkan perang tarif
                      proteksionis dijawab dgn proteksionis.

                      sya hanya mengeluarkan uneg-uneg bung mau diseriusi ya silahkan klo gak mau diseriusi ya monggo tapi yo ojo dibanned toh kyak website….eh negara tetangga sja

                      xaxaxa

                      Like

    1. Mubazir mon…sebab menurut sesorang, negara kita bakalan segera bubar

      Like

  1. Lha wong rumah tangganya yang bubar kok malah ngramalin negara ini akan bubar tahun 2030...situ waras?!!! says:

    Ayo Wo, maju terus pantang mundur…gak ada elo gak rame, wkwkwkwkw

    Like

    1. Hehehe..konon kata org planet namex. Tu org yg hembusin isu indonesia bubar 2030..katanya nasionalis sejati n anti asing.
      Kl ybs anti asing malah hembusin isu aneh2…bukannye ngademin malah bakar kompor..gkgkgk

      Like

      1. @pantura

        Iya bener, tu orang ngakunya anti asing-aseng…

        Nah ane punya pertanyaan…mungkinkah dari orang tua yg sama, bisa lahir 2 anak, yang satu berdarah pribumi dan satunya lagi berdarah aseng aka cino?

        Mungkin mbah bowo bisa kasih pencerahan….

        Like

      2. isi indonesia bubar bukan sekali ini sja masa udah beberapa kali
        sya masih ingat pemilu thun 2005 ada yg nyebarin buku yg indonesia isinya akan pecah

        Like

  2. hello brow lama ga jumpa…..walo cuma 5 hari kangen to sama aku……

    btw itu KFX dan IFX klo bisa harus diselesaikan, jgn dengar omongan sales gripik deh…….indonesia butuh data tentang pesawat bermesin 2.
    data IFX sangat penting bagi kemajuan industri dirgantara di Indonesia.
    klo bisa support terus IFX sampai titik darah penghabisan.
    salam NKRI bray.

    Like

      1. Ane malah anti sama gripik singkong saab. Tp liat KAI malah sibuk bikin desain2 baru kfx jd gregetan ane..bukannye fokus bikin prototipe, malah bikin desain baru KFX c104, c105, c106 dan c107…yg aneh n terbaru desain KFX G5S..dgn basic F 16 XL.

        Like

  3. haha mending f-16v daripada j 31 kualitas barang2 militer china masih dan lumrah utk diragukan toh nmanya juga hasil maling hak cipta apalagi masih prototype juga.

    proyek kfx/ifx masih berjalan kok media2 saja yg bikin sensasi namun harus dlm kode etik jurnalistik loh ya sensasinya

    Antek2 negara Indonesia adalah yg mengakui Unclos secara de facto dan de jure bukan yg berani mengesampingkannya dgn alasan historis dan victim complex utk menyulut chauvinisme rakyatnya, mendistraksi mereka dari politik dlm negeri berpartai tunggal tersebut.

    Like

  4. padahal buku ghost fleet isinya bagus hipotesa teknologi alutsista yg di gunakan di masa depan
    namanya buku fiksi ya isinya indonesia ” disuriahkan” antara china dan as juga fiksi namun melihat situasi geopolitik sekrang bukanlah sesuatu yg tdak mungkin.
    bukunya recommended bener klo dipake buat mass scaremongering kesampingkan saja.

    Like

    1. @phirdaws

      Fiksi kok disamain dg hipotesa…baru bangun tidur lo tong?

      Like

  5. sebuah kesederhanaan yang diambil sudutnya, dengan sudut pandang, dengan kamera yang pas gitu. Jadinya, semuanya apa, e, kaget dan menjadi sebuah booming says:

    beli j31 versi 2 dari china aja, tapi lewat pakistan #eh

    Like

  6. Korea Selatan dan Indonesia setuju untuk bekerja sama dalam produksi pesawat tempur KF-X / IF-X di Seoul pada 15 Juli 2010, setuju untuk memproduksi sekitar 150 hingga 200 pesawat, di mana Indonesia akan mendapatkan 50.
    semoga gk kena korup sama Park Geun-hye waktu dia menjabat.

    Liked by 1 person

  7. KFX/IFX kalau benar jadi bakalan jadi pesaing berat F-35… dan dengan mengadopsi 2 mesin kemungkinan lebih dilirik…

    Like

    1. beda tupoksi bung
      pesaingnya mungkin f-18 versi stealth yg diinginkan om trump itupun klo industri militer amerika dan kongres setuju

      Like

      1. Saya rasa salah satu alasan LM ikut tender dan menjadi mitra pengembangan dari KFX/IFX karena alasan persaingan yang mungkin timbul… mereka bakalan bisa melakukan kontrol jika terlibat didalamnya, mereka bisa memberikan ijin dan memblok penjualan karena mereka memiliki andil teknlogi didalam pepsur KFX… pangsa pasar untuk F-35 harus terus mereka jaga tertutama dari niatan Korea Selatan untuk mengeksportnya ke negara lain…
        F-18 jika keluar yang versi siluman, saya yakin lebih unggul dari KFX tetapi harganya jelas sulit untuk di jangkau dan dalam banyak hal mungkin sulit untuk mendapatkan ijin sekedar untuk membeli…

        Like

  8. Eelleeh klo gagal jng banting stir kebablasan,kerja sama di rudak ajalah,tiru tuh israel,,pesawat gak jd bikin tp mrk mampu bikin pesawat yg ada (f16 dkk) lebih bergigi bahkan bs bikin drone,bikin rudal iron dome dll

    Sekarang ini pesawat gen 5 kebawah bakal merinding disko klo terbang di area yg dicover arhanud .contoh f16 israel hancur kena rudal lawas

    Like

  9. Asik gagal,,, toh blm siap ko klo kita mau produksi,, mendingan alokasi dananya buat yang udah siap spt nambah PKR or bikin real fregate hee,,, atau buat beli pespur aja,, f16 viper & Su 57.

    Like

  10. Project ifx-kfx ibarat belajar dari nol, karena sama2 bukan negara produsen pespur, kira2 guru nya siapa? dan beli peralatan vital nya dimana? Jangan bilang korsel sdh bisa bikin engine dan radar aesa lho …

    ­čśÇ

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s