Tiongkok Berencana Pasang Kecerdasan Buatan di Kapal Selam

Tiongkok berencana untuk menggantikan sistem komputer yang sudah usang pada kapal selam nuklirnya dengan kecerdasan buatan untuk meningkatkan performa kecakapan para personel militernya. Informasi ini diungkapkan seorang ilmuwan senior yang ikut serta dalam program pengembangan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Tiongkok pada South China Morning Post edisi Senin (5/2).

“Kapal selam yang memiliki kecerdasan buatan bukan semata akan membuat Angkatan Laut Tiongkok berjaya di samudera-samudera dunia, namun juga jadi wawasan baru bagi penerapan teknologi kecerdasan buatan ke level yang baru,” kata ilmuwan yang enggan disebut jati dirinya. “Walau kapal selam memiliki kekuatan penghancur yang amat dahsyat, namun “otak” penggeraknya lumayan kecil,” imbuh dia.

Ilmuwan itu menerangkan bahwa untuk mengoperasikan kapal selam nuklir diperlukan kecakapan, pengalaman dan efisiensi dari para awaknya. Namun seiring dengan tuntutan modernisasi alutsista, maka menerapkan aplikasi kecerdasan buatan bisa memperlancar operasi sebuah kapal selam.

“Kecerdasan buatan akan membantu dalam sistem dukungan keputusan yang bisa mengurangi beban kerja seorang komandan yang memimpin kapal selam,” ucap ilmuwan tersebut. “Membenamkan kecerdasan buatan pada sebuah kapal selam nuklir, bisa jadi terobosan bagi militer serta teknologi Tiongkok,” imbuh dia.

Dalam perkembangan teknologi kapal selam, fungsi “otak” yang menggerakkan kapal selam itu ada ditangan dan berdasarkan keputusan seorang komandan, bukan dari mesin. Namun teknologi kecerdasan buatan memiliki keunggulan dimana mesin bisa belajar secara mandiri.

Dengan meniru cara kerja otak manusia, sistem kecerdasan buatan bisa memproses lebih banyak data dan keunggulan ini bisa amat berguna bagi seorang komandan dalam mengoperasikan sebuah kapal selam.

Menurut peneliti dari Chinese Academy of Sciences, Zhu Min, penerapan teknologi kecerdasan buatan pada alutsista seperti kapal selam nuklir akan jadi tren di masa depan. “Kecerdasan buatan berpotensi jadi penentu kemenangan perang di bawah air,” kata Zhu.

Railgun China (BI)
Railgun China (Business Insider)

Teknologi Lain

Pada saat bersamaan diwarta oleh laman New Scientist edisi Kamis (1/2) lalu bahwa Tiongkok telah jadi negara pertama yang memiliki senjata meriam elektromagnetik super. Serangkaian foto yang dipublikasikan laman itu menunjukkan Tiongkok sedang menguji senjata meriam elektromagnetik “railgun” yang ditempatkan di sebuah kapal perang.

“Jika foto-foto itu benar, maka Tiongkok menjadi negara pertama yang mengembangkan senjata super itu,” tulis New Scientist.

“Railgun” adalah senjata super yang memanfaatkan daya elektromagnetik untuk menembakkan proyektil di sepanjang rel elektrik pada kecepatan sangat tinggi.

Amerika Serikat (AS) sudah mengembangkan teknologi railgunnya sendiri dalam 10 tahun terakhir. Dalam uji coba, protipe senjata ini bisa menembakkan proyektil peluru dalam kecepatan 7.800 kilometer per jam atau lebih dari 6 Mach dengan jangkauan 150 kilometer.

Tetapi setelah menghabiskan dana 500 milliar dolar AS untuk proyek ini, pemerintah AS kabarnya telah mencabut proyek ini pada tahun lalu.

Photo : Kapal selam nuklir China (AFP)

Sumber : Koran Jakarta

Advertisements

One thought on “Tiongkok Berencana Pasang Kecerdasan Buatan di Kapal Selam”

  1. masih membutuhkan waktu lama dan energi yg prima….. tenang ada soludinya .. hanya dg makan bakso yg rendah kalori di jamin kenyang dan sehat ..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s