Program Su-35 Indonesia Berisiko Tertunda

Rencana Indonesia untuk menerima pesawat tempur multirole pertama Sukhoi Su-35 ‘Flanker-E’ pada tahun 2019 berisiko tertunda kecuali negara tersebut dapat menyelesaikan perselisihan mengenai daftar komoditas yang ditawarkan ke Rusia sebagai bagian dari counter-trade obligation Indonesia.

Berbicara kepada Jane (06/02) di pameran Singapore Airshow 2018, seorang pejabat senior pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi karet sebagai komoditas yang menghambat perundingan antara Jakarta dan Moskow.

Photo : Su-35 ‘Flanker-E’ (Wiki)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

25 thoughts on “Program Su-35 Indonesia Berisiko Tertunda”

        1. Yang nyata itu ya, yang tinggal dibantaran sungai direlokasi ke rumah susun…bukan dijanjiin rumah tapak di tanah negara, tapi akhirnya digusur juga…ehhh digeser ding, ke rumah lapis

          Like

      1. masih blm sepenuhnya mbah…ane udah terlanjur terpesona dan terbius..oleh kecantikan dan kemolekan si raisa. eh su 35..sehingga sampai detik inipun ane masih menunggu penuh harap dan cemas….hihihhihi

        Like

  1. Karena mintanya berupa produk… pastinya untuk Russia mereka butuh yang mentah, karena lebih berguna untuk kebutuhan militer

    Like

  2. Gua kagum dengan kinerja Jokowi yg luar biasa.. Tp disatu sisi untuk bagian alutsista gua kecewa.. Gak ada langkah kongkrit.. Entah apakah sudah menggunakan konsep rahasia lagi atau gak perlu umbar umbar, atau gimana kgk ngerti.. Gua gpp deh gak di publish, yg penting jelas ada hal yg bisa di banggakan, misalkan tau tau nongol itu Jet Tempur

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s