Indonesia Menghadapi Risiko Karena Terlibat dalam Program Jet Tempur

Ruang lingkup keterlibatan Indonesia di masa depan dalam program bersama dengan Korea Selatan untuk mengembangkan pesawat tempur next-generation, Korea Fighter Xperiment/ Indonesia Fighter Xperiment (KFX/ IFX), dapat ditinjau kembali karena kurangnya dana.

Pejabat pertahanan Indonesia telah menyatakan dalam beberapa komentar terakhir kepada media lokal bahwa saat ini ada kekurangan sekitar Rp1,85 triliun (USD 140 juta) yang perlu dibayarkan ke Korea Selatan sebagai imbalan atas keterlibatannya dalam program ini sesuai dengan kesepakatan keuangan yang ditandatangani pada tahun 2015.

Sumber industri yang memiliki pengetahuan langsung tentang program ini juga telah mengkonfirmasi kepada Jane bahwa pembayaran yang dilakukan oleh Indonesia terus berlanjut walaupun menyebabkan defisit karena kurangnya anggaran pertahanan Indonesia yang disebabkan pertumbuhan ekonomi yang cenderung stagnan.

Jane memahami bahwa pejabat kementerian pertahanan Korea Selatan dan Indonesia sedang menegosiasikan kembali keterlibatan keuangan Jakarta dalam proyek pengembangan KFX/ IFX, dan ini dapat menyebabkan berkurangnya peran dalam program ini. Namun pemerintah Indonesia tidak mempertimbangkan untuk menarik diri dari proyek tersebut.

Pelunasan Indonesia atas program tersebut saat ini sekitar 40% dari komitmen finansial yang disepakati, ungkap seorang sumber kepada Jane.

Meskipun demikian, program ini terus berlanjut, dengan sekitar 82 insinyur dan teknisi dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang dikirim ke Korea Selatan di mana mereka bekerja sama dengan rekan-rekan Korea Aerospace Industries (KAI), pengembang utama program KFX / IFX.

Pendanaan untuk keterlibatan Indonesia dalam program ini telah ring-fenced pada tahun 2018, seperti belanja sejak tahun 2015, telah mengalami penurunan tergantung pada kekuatan anggaran pertahanan Indonesia.

Sejauh ini, potongan telah menyebabkan kekurangan anggaran. Jakarta berharap dapat membuat perbedaan di kemudian hari ketika tersedia lebih banyak dana.

Jane mengerti bahwa itu adalah syarat pembayaran yang sedang dinegosiasikan, seperti dalansir dari Janes (24/ 01).

Photo : KF-X fighter (chosun)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

7 thoughts on “Indonesia Menghadapi Risiko Karena Terlibat dalam Program Jet Tempur”

  1. Iptek memang pakai uang, nggak jatuh dari langit….. Negara eropa ,amerika Utara, Rusia korea japan bahkan India pun sadar dari dulu. Ngarep TOT aja mending ke laut aja….

    Like

    1. 1.8T itu nilai uang kecil sebenrnya utk teknologi. permasalahannya menhan jg bakal punya rencana satelit militer di tahun 2018 sekarang! gimana gak bikin dilema mana yg di dahulukan.
      menurut saya dahulukan satelit militer! ifx jg bakal kesandung teknologi si kikir amerika.

      Seperti dilansir dari Kompas.id (23/10/2017), pihak ADS menyatakan kontrak dibatalkan karena Indonesia tak kunjung bayar uang muka proyek penggaran satelit militer. Dalam APBN 2016-2017, telah dianggarkan sekitar Rp 1,3 triliun untuk uang muka pembelian satelit tersebut. Pengadaan satelit yang disebutkan khusus untuk keperluan militer dan dijadwalkan akan beroperasi pada 2019. eperti telah diketahui bersama, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah resmi menunjuk Airbus Defence and Space untuk menggarap proyek satelit militer untuk Indonesia. Sebelumnya telah dilakukan tender yang diikuti oleh Orbital Sciences Corp dari Amerika Serikat, Loral Space Systems, serta produsen satelit dari Rusia. Merujuk ke situs kontan.co.id (13/4/2016), nilai proyek satelit ini mencapai lebih dari US$500 juta, belum termasuk biaya peluncuran dan asuransi yang totalnya bisa mencapai sekitar US$300 juta. Total nilai proyek ini bahkan bisa mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp13 triliun. NGOOHAAA

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s