Kaltara Siapkan 26 Ribu Hektare Lahan Untuk Penempatan Pasukan TNI

Kepastian waktu pergeseran atau penempatan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kaltara belum jelas. Kendati demikian, Pemprov Kaltara telah menyiapkan lahan dengan total 26.239,58 ribu hektare (ha) guna mendukung rencana dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Kaltara, Fredrick Ellia Gugkang mengatakan, penyediaan lahan itu tersebesar di 11 titik sesuai dengan rencana awal.

Rinciannya adalah 915,50 ha di Long Layu, Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Lalu, seluas 7.932,43 ha di Long Pujungan, Kabupaten Malinau, 616,22 ha di Bebatu, Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT).  Serta seluas 2.657,75 ha di Tinabasan, Nunukan. (Selengkapnya lihat grafis).

Menurut Fredrick, 11 titik tersebut menjadi lokasi prioritas untuk menempatkan pasukan TNI di provinsi ke-34 ini. Lokasi itu kata dia, merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dengan tingkat kerawanan terhadap pertahanan cukup tinggi.

“Selain di perbatasan, dari 11 titik lokasi ini juga ditempatkan kawasan strategis seperti KIPI (Kawasan Industri Pelabuhan Internasional) Tanah Kuning dan PLTA Peso,” ujar dia.

Lanjutnya, lokasi yang telah disiapkan Pemprov Kaltara tersebut juga sudah disurvei Kemenko Polhukam beberapa waktu lalu. “Sudah mereka datang ke sini (Kaltara, Red.) untuk melihat langsung dan selanjutnya dilaporkan ke pusat,” imbuh dia.

Namun dari beberapa lokasi yang nantinya akan dibangun pos TNI itu ada yang berada di kawasan hutan konservasi. Meski persentasenya hanya sekira 0,09 persen dari kawasan hutan yang ada, namun tetap harus dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Sementara itu, mengenai kepastian dimulainya proses pembangunan dan pergeseran pasukan tersebut, Fredrick tidak dapat berkomentar banyak. “Karena kami hanya menyediakan lahan. Untuk selanjutnya pemerintah pusat. Kami tetap koordinasikan soal ini,” bebernya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, letak geografis Kaltara sangat strategis dikarenakan berbatasan langsung dengan negara lain. Pergeseran pasukan TNI ini nanti katanya, untuk memperkuat keamanan di perbatasan negara. “Lahannya pemprov yang siapkan. Sedangkan untuk pembangunan menggunakan APBN,” pungkas Gubernur. Diketahui, Kaltara memiliki garis perbatasan darat sepanjang 1.170,35 kilometer (km) dan berbatasan langsung dengan Malaysia.

Photo : Prajurit Kostrad TNI AD (Istimewa)

Sumber : Prokal

Advertisements

2 thoughts on “Kaltara Siapkan 26 Ribu Hektare Lahan Untuk Penempatan Pasukan TNI”

  1. persiapan pemindahan IBU KOTA dari Jakarta ke Palangkaraya maka di barengi dengan pergeseran atau penempatan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kaltara terlebih dahulu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s