Sudah Saatnya Indonesia Tetapkan ADIZ

JADIZ and CADIZ and KADIZ in East China Sea (Wiki)
Photo Ilustrasi : JADIZ and CADIZ and KADIZ in East China Sea (Wiki)

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Muda TNI Imran mengatakan sudah saatnya Indonesia menetapkan Zona Identifikasi Pertahanan Udara (Air Defense Identification Zone/ADIZ), untuk memaksimalkan pengamanan wilayah udara nasional.

“Indonesia memiliki wilayah udara yang luas. Letak dan kondisi geografis Indonesia yang terbuka membuatnya berpotensi mengalami masalah pelanggaran wilayah udara,” katanya, di Jakarta, Selasa (16/1/2018) dilansir Antara.

Terlebih, tambahnya, kini wilayah udara di atas Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) telah menjadi jalur penerbangan, dan seiring peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan, maka akan semakin banyak pesawat yang melintasi kawasan ALKI.

Dia menuturkan perkembangan teknologi membuat kekuatan udara sebagai aspek militer setelah darat dan laut mengalami percepatan dan perubahan terbesar. “Kita dihadapkan pada pada meluasnya spektrum ancaman di wilayah udara. Selain ancaman konvensional, ada juga ancaman-ancaman asimetris yang diperkirakan akan semakin mengemuka, di waktu mendatang,” kata Imran.

Ancaman yang intens dengan teknologi itu memiliki spektrum yang sangat luas. Mulai dari wilayah antariksa, yang menjadi wilayah bersama masyarakat dunia, hingga balon udara, dan pesawat tanpa awak.

Terkait itu, lanjut dia, Indonesia mutlak membangun kekuatan udara yang maksimal tidak saja dari sisi perangkat keras seperti seperti jumlah dan gelar pesawat tempur serta radar, tetapi juga perangkat lunak seperti kebijakan, struktur militer serta kualitas sumber daya manusia.

“Indonesia memiliki wilayah udara yang luas. Letak dan kondisi geografis Indonesia yang terbuka membuatnya berpotensi mengalami masalah pelanggaran wilayah udara,” katanya, di Jakarta, Selasa (16/1/2018) dilansir Antara.

Terlebih, tambahnya, kini wilayah udara di atas Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) telah menjadi jalur penerbangan, dan seiring peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan, maka akan semakin banyak pesawat yang melintasi kawasan ALKI.

Dia menuturkan perkembangan teknologi membuat kekuatan udara sebagai aspek militer setelah darat dan laut mengalami percepatan dan perubahan terbesar. “Kita dihadapkan pada pada meluasnya spektrum ancaman di wilayah udara. Selain ancaman konvensional, ada juga ancaman-ancaman asimetris yang diperkirakan akan semakin mengemuka, di waktu mendatang,” kata Imran.

Ancaman yang intens dengan teknologi itu memiliki spektrum yang sangat luas. Mulai dari wilayah antariksa, yang menjadi wilayah bersama masyarakat dunia, hingga balon udara, dan pesawat tanpa awak.

Sumber : Times Indonesia

Advertisements

6 thoughts on “Sudah Saatnya Indonesia Tetapkan ADIZ”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s