Pulau Lembeh Sulawesi Utara Akan Dijadikan Pangkalan Militer TNI

Tugu Trikora di Pulau Lembeh, Bitung, monumen penghormatan untuk mengenang peristiwa heroik Trikora. (Cerita Eka)
Tugu Trikora di Pulau Lembeh, Bitung, monumen penghormatan untuk mengenang peristiwa heroik Trikora. (Cerita Eka)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menjadikan Pulau Lembeh sebagai salah satu pangkalan militer milik mereka.

Hal ini sepertinya sudah direcanakan jauh hari. Memiliki lokasi yang strategis di ujung Utara Pulau Sulawesi membuat Pulau Lembeh begitu dikagumi oleh banyak orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda Kota Bitung, Marciano Lomban kepada media. Lomban membeberkan berbagai rencana yang sudah disiapkan oleh Pemkot Bitung, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan juga dari TNI.

“Memang ada rencana dari TNI untuk memjadikan Lembeh sebagai pangkalan militer. Selain itu juga Pemprov Sulut akan bangun Bandara Internasional dan jembatan yang menghubungkan Pulau Lembeh dan Kota Bitung,” kata Lomban.

Lanjut lomban, Pemkot Bitung pada tahun 2018 akan mulai menggarap pulau lembeh dengan memperbaiki infrastruktur yang ada, juga ada beberapa lokasi bersejarah yang rencananya akan dipindahkan seperti Menara Trikora.

“Kami akan memulai ini dengan memperbaiki dan menambah infrastruktur di Pulau Lembeh, dan itu masih akan dimatangkan dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Pemkot Bitung akan melakukan kerjasama dengan pemerintah Tiongkok melalui program One Belt One Ring. Dengan kerjasama ini Pemkot berharap Pulau Lembeh bisa menjadi destinasi wisata baru di Indonesia bahkan dunia.

“Sudah ada beberapa spot wisata di Pulau Lembeh yang sementara jalan, itu akan kami tingkatkan dan rencana akan menambah lagi spot-spot lainnya untuk menjadikan Pulau Lembeh sebagai destinasi wisata alam bawah laut,” lanjut Lomban.

Selain Pemkot Bitung yang berencana menjadikan Lembeh sebagai pusat wisata, Pemprov Sulut juga memiliki rencana untuk membuat sebuah bandara internasional di Pulau Lembeh.

“Kami akan membuat Desa Wisata di Pulau Lembeh, rencana ini masih akan digenjot lagi sehingga betul-betul matang sebelum pelaksanaannya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa Pulau Lembeh akan menjadi salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara, dengan cara membangun bandara khusus penerbangan Internasional.

Bandara ini akan terkoneksi dengan jembatan yang menghubungkan Pulau Lembeh dan Kota Bitung. Namun teknisnya, Lomban mengatakan belum tahu persis karena itu merupakan kewenangan dari pemerintah provinsi.

Sumber : Manado Pedia

Advertisements

2 thoughts on “Pulau Lembeh Sulawesi Utara Akan Dijadikan Pangkalan Militer TNI”

  1. Wah ya kalo pulau-pulau kecil yg indah jangan dijadikan pangkalan militer dong…diselat lembeh kan ada spot menyelam terbaik didunia.

    Kalo saya usul nih, mending bikin pos surveillan di pulau taliabu yg perairan didepannya dilintasi oleh ALKI III

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s