Saab Bantu Pengembangan Algoritma dan Evaluasi Radar AESA Jet Tempur KF-X

Saab telah menerima permintaan untuk mendukung pengembangan algoritma dan evaluasi radar AESA di udara untuk jet tempur KF-X.

Program pengembangan radar dipimpin oleh Korean Agency for Defense Development (ADD) dan Saab akan bekerja sama dengan ADD dan mitra kontraknya LIG Nex1. Nilai order tersebut adalah MSEK 125 (25 juta dollar AS).

Republik Korea memiliki ambisi jangka panjang untuk mengembangkan pesawat tempur domestik, termasuk peralatan avionik yang relevan seperti radar AESA. Bagi Saab, kontrak sekarang merupakan tonggak penting, dan menunjukkan bahwa Saab adalah mitra penting dalam jangka panjang bagi otoritas dan industri Republik Korea.

KF-X Radar (Istimewa)
KF-X Radar (Istimewa)

“Kami bangga menjadi bagian dari program pengembangan radar AESA. Hal ini semakin membuktikan posisi kami sebagai penyedia dan mitra terkemuka untuk mengembangkan teknologi pesawat tempur dan sub-sistem terbaru,” kata Anders Carp, head of Saab’s business area Surveillance.

“Salah satu tujuan kami adalah bermitra dengan industri Republik Korea dan pemerintah untuk mendukung pengembangan pesawat tempur domestik,” tambahnya.

LIG Nex1 Co. Ltd. yang berbasis di Seoul telah mengembangkan dan memproduksi berbagai macam sistem elektronik presisi tinggi.

Seoul sedang mengembangkan jet tempur buatan lokal, yang awalnya disebut sebagai KF-X, dengan dukungan dari Lockheed Martin, namun pemerintah AS tidak memberikan empat teknologi penting termasuk radar AESA. AAD kemudian berjanji untuk mengembangkan teknologinya sendiri.

Korea Selatan menggandeng Indonesia sebagai mitra dalam program jet tempur KF-X dimana Indonesia berperan untuk mendanai sebagian program dengan imbalan hak untuk memproduksi beberapa pesawat, sebagaimana dilansir dari Defense World (23/12).

Photo : Desain Jet Tempur KF-X (Istimewa)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

9 thoughts on “Saab Bantu Pengembangan Algoritma dan Evaluasi Radar AESA Jet Tempur KF-X”

  1. Kok SAAB yg dimintain tolong ya…kenapa bukan Tikhomirov?

    Padahal radar Irbis kan kemampuannya mirip radar AESA….mirip karepe mbahmu ??????

    Like

    1. Lah Kan Yg Bilang Begitu Mbh Mien Sendiri Tho. Toh Lagian Emang SAAB Terlibat Di Slh Satu Mitra KFX Selain LM Dan Please Jangan Mengaitkan Rusia Yg Tak Ikut Campur Ke Dlm Itu Program. :v

      Like

      1. Lho gak bisa begitu dek Jimmy, soalnya disebelah banyak yang ngarep IFX dicangkok dg teknologi dr Sukhoi-35….dan anda hanya senyum2 saja mendengar nya, seolah mengamini usul tsb

        Itu namanya tidak bertanggung jawab….

        Like

        1. Yg Namanya Pespur Yg Komponennya Hampir 100% Buatan Barat Mana Bisa Kompitabel Ama Teknologi Inti Dari Rusia. 😆 Yg Ada Itu Pespur Malah Eror Dan Akhirnya Rusialah Yg Di Persalahkan. Noh Barusan Saya Bongkar Fakta Tentang Sales Abal-2 SAAB Di Warung Sebelah

          Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s