Bandara Adisucipto Padat, Penerbangan Militer Mengalah

Libur Natal dan tahun baru 2018 membuat Bandara Adisucipto Yogyakarta kewalahan mengatasi lonjakan jumlah penumpang. Tak heran jika penerbangan militer di Bandara Adisutjipto mengalah.

Komandan Pangkalan Udara TNI AU Adisucipto, Marsma Samyoga, mengatakan segala penerbangan militer selama Natal dan tahun baru 2018 akan diliburkan. Jumlah penerbangan militer yang diliburkan sebanyak 90 slot.

“Tanggal 21 Desember 2017 hari terakhir latihan penerbangan militer. Penerbangan militer kami liburkan hingga awal tahun 2018,” katanya Senin pekan lalu.

Terkait hari libur penerbangan militer ini sudah disampikan ke otoritas Bandara Adisucipto. Hal ini pun dapat dimanfaatkan maksimal untuk aktivitas penerbangan sipil.

“Harapannya ini bisa mendukung penerbangan sipil,” ungkapnya.

Hal itu disambut baik oleh General Manager Bandara Adisucipto PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama. Liburnya penerbangan militer akan dimanfaatkan untuk menambah jadwal penerbangan di Bandara Adisucipto.

Ia memastikan sementara ini sudah ada lina penambahan jadwal penerbangan untuk masa libur Natal 2017 dan tahun baru 2018. Lima penerbangan itu telah diajukan maskapai Sriwijaya Air, Lion Air, dan AirAsia. Penambahan jadwal penerbangan ini akan berlaku hingga awal tahun 2018.

“Baru ada lima penerbangan yang mengajukan penambahan dan sudah disetujui. Penambahan jadwal penerbangan ada yang mulai 18 Desember, ada yang mulai 20 Desember,” ujarnya.

Agus Pandu mengatakan jumlah penerbangan sipil di hari biasa ada sekitar 170 jadwal. Jumlah ini akan bertambah pada jumlah penumpang dari yang hari biasa sekitar 21 ribu per hari mencapai 40 ribu penumpang per hari.

“Saat ini kira-kira sudah sekitar 34 ribu penumpang per hari. Perkiraan nanti bisa mencapai 40 ribu penumpang per hari atau ada kenaikan 4-6 persen dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Photo : Pesawat tempur TNI AU (ArdianMK)

Sumber : Liputan6

Advertisements

8 thoughts on “Bandara Adisucipto Padat, Penerbangan Militer Mengalah”

  1. harusnya bandara militer terpisah dari bandara sipil. kalo masih tumpang tindih begini mah … alamat bikin repot terus

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s