Kapal Selam Kilo Vietnam Luncurkan Rudal Jelajah Club-S Untuk Pertama Kalinya

The Vietnamese Navy's Kilo submarine fired the first 3M-54E Club-S missile (VTV1) 1

Program berita pukul 19:00 pada tanggal 22 Desember di saluran VTV1, untuk pertama kalinya Angkatan Laut Vietnam mengumumkan peluncuran rudal jelajah Club-S dari kapal selam Kilo.

Pada peringatan ulang tahun ke-73 pendirian Tentara Rakyat Vietnam, VTV telah membuat laporan khusus mengenai Pasukan Angkatan Laut Vietnam yang menunjukkan bukti kekuatan militer paling modern dari Angkatan Laut Vietnam.

Selama lima tahun pembangunan, Angkatan Laut Vietnam kini telah menjadi salah satu kekuatan utama dengan hadirnya kapal permukaan dan kapal selam untuk memperkuat kedaulatan nasional atas laut negara tersebut.

Helikopter atau pesawat amfibi Angkatan Laut bekerja siang dan malam, berkontribusi menjaga kedaulatan pulau-pulau negara tersebut.

The Vietnamese Navy's Kilo submarine fired the first 3M-54E Club-S missile (VTV1) 2

Selain memperkenalkan Angkatan Laut, laporan VTV juga menunjukkan ‘deterrent force’ militer Vietnam.

Yang paling menonjol adalah rudal jelajah 3M-54E yang melengkapi arsenal kapal selam Kilo Angkatan Laut Vietnam.

Selain itu, kapal permukaan Vietnam dilengkapi dengan rudal anti-kapal canggih seperti Gepard atau Molniya, kapal perang andalan Angkatan Laut Vietnam.

Dalam rilis yang dilaporkan, kedua armada kapal perang Molniya meluncurkan varian rudal anti-kapal tipe Uran-E, varian ekspor rudal anti-kapal Rusia Kh-35, yang memiliki jangkauan hingga 300 km dengan hulu ledak 145 kg. Masing-masing kapal Molniya dapat dilengkapi dengan 16 rudal Uran-E.

The Vietnamese Navy's Kilo submarine fired the first 3M-54E Club-S missile (VTV1)

Dan yang terakhir namun tidak kalah pentingnya adalah peluncuran rudal 3DM-54E Club-S yang telah diluncurkan sebelumnya dari kapal selam Kilo terbaru Angkatan Laut Vietnam.

Meluncurkan roket saat terendam di air harus mengikuti dua fase. Pada immanent stage, roket akan menggunakan propulsi udara bertekanan (compressed air propulsion) pada tekanan tinggi (high pressure), yang memungkinkan roket untuk mendorong dirinya keluar dari air hingga beberapa meter. Saat dorongan baru mulai membakar bahan bakar, roket kemudian melakukan proses pelepasan layaknya rudal yang diluncurkan secara normal (rudal yang diluncurkan dari darat).

Peluncur ini memerlukan pemutakhiran informasi lokasi peluncuran untuk sistem komputer sebelum startup, terutama dalam hal kedalaman karena rudal harus benar-benar keluar dari air untuk dapat menyalakannya motor propulsi.

Produsen Rusia mengatakan bahwa rudal 3M-54E dari sistem Club-S untuk kapal selam Kilo Vietnam juga beroperasi berdasarkan asas ini. Menurut data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), pada 2009, Vietnam menandatangani kontrak dengan Rusia untuk membeli 40 rudal jelajah anti kapal 3M-54E Club-S.

The Vietnamese Navy's Kilo submarine fired the first 3M-54E Club-S missile (VTV1) 3

Club-S adalah varian dari Club Multi-Assault Missile System pada kapal selam. Sistem Club-S mampu menembakan amunisi dengan berbagai kekuatan dan rentang, termasuk;

  • Rudal anti-kapal supersonik 3M-54E memiliki jarak tempuh 300 km, kecepatan Mach 2.9, dan 200 kg armor-piercing shell.
  • Rudal 3M-14E dengan jarak tempuh 275 km dengan hulu ledak 400 kg.
  • Rudal anti-kapal selam 91RE1 yang memiliki jarak tempuh 50 km.
  • Rudal anti-kapal selam 91RE2 memiliki jarak tempuh 40 km.

Rudal anti kapal 3M-54E dengan berat 2 ton dapat diluncurkan dari peluncur torpedo 533 mm, dan dilengkapi dengan hulu ledak seberat 200 kg. Rentang rudal ini 300 km dengan kecepatan subsonik. Namun, kecepatan penerbangan terakhirnya bisa mencapai lebih dari 2.000 km / jam.

3M-54E juga memiliki versi peluncuran udara dan dari kapal permukaan. Ketika kapal perang menggunakan 3M-54E, kecepatan pada tahap penerbangan terakhir dapat dipercepat, membuat rudal menjadi sangat berbahaya.

The Vietnamese Navy's Kilo submarine fired the first 3M-54E Club-S missile (VTV1) 4

Tahap terakhir biasanya dimulai saat rudal berjarak sekitar 15 km. Sebelum itu, rudal terus terbang pada ketinggian sekitar 30 m. Hal ini membuat rudal relatif sulit dideteksi. Fitur ini dikombinasikan dengan tingkat penerbangan akhir yang sangat tinggi, sehingga pada 15 km terakhir rudal mampu melesat kurang dari 20 detik. Ini membuat senjata anti-rudal yang ada sangat sulit untuk menembak jatuh 3M-54E, sebagaimana dilansir dari BaoDatViet tanggal 24 Desember 2017.

All Photos The Vietnamese Navy’s Kilo submarine fired the first 3M-54E Club-S missile. (VTV1)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

13 thoughts on “Kapal Selam Kilo Vietnam Luncurkan Rudal Jelajah Club-S Untuk Pertama Kalinya”

  1. Menhan vietnam mempunyai pemikiran yang visioner berkaitan dengan poros maritim walaupun vietnam bukan negara kepulauan..

    Like

  2. Rudal sea skiming yg terbang 2-5m diatas permukaan laut jauh lebih sukar dideteksi dibandingkan dgn rudal i ni

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s