Pelanggaran Wilayah Udara Makin Sedikit

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna, memberi penjelasan kepada awak media, di Mako Kohanudnas, Halim Perdana Kusumah, Jumat
Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna, memberi penjelasan kepada awak media, di Mako Kohanudnas, Halim Perdana Kusumah, Jumat (22/12). (Gatra)

Makin tinggi kesiapan pesawat tempur dan makin bagusnya sistem radar nasional punya dampak positif dalam penegakkan supremasi kewilayahan. Khususnya di udara.

“Tiga tahun terakhir, pelanggaran wilayah udara nasional turun signifikan,” demikian disampaikan oleh Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Madya (TNI) Yuyu Sutisna, kepada wartawan, di Mako Kohanudnas, Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur, Jumat (22/12) siang lalu.

Menurut data yang dihimpun oleh Pangkohanudnas, pada tahun 2015, terjadi 193 pelanggaran wilayah udara nasional. Itu dilakukan oleh 99 pesawat sipil dan 94 pesawat militer. Berlanjut di tahun 2016, jumlah pelanggaran menurun menjadi 49, yakni 43 sipil dan 6 militer. Sedangkan di tahun 2017, jumlah itu turun lagi menjadi 9 pelanggaran saja, yang dilakukan oleh 4 pesawat sipil dan 5 pesawat militer. “Terakhir kali terjadi pelanggaran itu bulan Juli lalu,” kata Yuyu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelanggaran yang biasanya terjadi adalah pesawat melintas tanpa memiliki ijin dari otoritas udara Indonesia. Atau bisa juga, pesawat melintas tanpa melalui jalur yang sudah diberikan oleh Indonesia.

Untuk menyikapi pelanggaran tersebut, Kohanudnas biasanya akan menindak dengan cara meminta pesawat pelanggar itu kembali ke jalurnya. Namun bila si pesawat tidak mau menuruti peringatan tersebut, Kohanudnas akan bertindak lebih tegas. “Kami bisa intercept (cegat) dengan menggunakan pesawat tempur,” kata Yuyu. “Bila terus melanggar, mereka kami kejar lalu kami suruh turun,” pungkasnya.

Sumber : Gatra

Advertisements

One thought on “Pelanggaran Wilayah Udara Makin Sedikit”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s