TNI AL Akan Punya Empat Kapal Selam

Indonesia segera memiliki empat kapal selam dan tiga kapal induk yang akan ditempatkan di tiga titik terluar Indonesia. Tiga kapal induk yang nantinya sekaligus menjadi pangkalan militer, akan ditempatkan di Natuna,  Bitung dan Selaru, yang berbatasan dengan Australia.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, program pengadaan kapal selam akan terealisasi tahun 2018, sedangkan untuk kapal induk ditargetkan terealisasi tahun 2019 mendatang.

“Tahun depan TNI AL kita akan punya empat kapal selam yang akan menjaga kedaulatan laut kita. Tahun berikutnya, tiga kapal induk bakal kita miliki, “ kata Mendagri saat puncak peringatan Hari Nusantara yang dipusatkan di Dermaga Muarajati Pelabuhan Cirebon, Rabu (13/12/2016).

Selain pemberian penghargaan Satya Lencana Wira Karya,  Satya Lencana Wira Nusa dan Satya Lencana Wira Darma, puncak peringatan Hari Nusantara juga dimeriahkan dengan pagelaran tari kolosal kolaborasi,  pencak silat,  topeng dan sintren, atraksi terjun bebas oleh TNI Angkatan Laut, simulasi search and rescue (SAR) Laut, sail pas kapal-kapal nelayan Indonesia serta pelepasan ekspor produk tekstil dan meubel/rotan andalan Cirebon.

Peringatan Hari Nusantara juga dimanfaatkan untuk melakukan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah yang dilakukan oleh Danlanal Cirebon, Dirpolairud Polda Jabar,  Kadiskes Armabar serta jajarannya.

Dikatakan Tjahjo, dengan luas perairan Indonesia mencapai 5,8 juta kilometer 2, sudah seharusnya kekuatan armada maritim kita diperkuat.

Demi terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, katanya,  TNI akan terus menambah alutsista baru.

Ia melanjutkan, wilayah perairan laut Indonesia sangat luas memiliki potensi sumber daya yang luar biasa. Oleh karenanya, dibutuhkan alutsista yang mumpuni agar kekayaan perairan ini dapat mensejahterakan rakyat Indonesia.

“Kita punya garis pantai yang sangat panjang. Sumber daya laut yang melimpah. Tentunya, sumber daya ini harus kita jaga untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Menurutnya, selama ini bangsa Indonesia telah melupakan potensi kelautan, padahal sebagai bangsa maritim laut adalah masa depan bangsa.

Saat ini, kekuatan TNI AL didukung oleh 151 kapal perang berbagai jenis, yang digunakan untuk pertahanan dan patroli perairan.

“Kita punya target sebanyak 180 sampai 200 kapal perang,” ujarnya.

Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengungkapkan apresiasinya atas gelaran Puncak Hari Nusantara yang berlangsung lancar dan sukes.

“Meski persiapannya mepet, tapi Puncak peringatan Hari Nusantara berlangsung sukses, meriah dan lancar tanpa ada gangguan apa pun. Ini menunjukkan, apa pun beban tanggung jawab dan kewajiban, kalau dikerjakan bersama-sama dan bersungguh-sungguh akan sukses, “ katanya.

Sementara itu, Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, menegaskan, terpilihnya Cirebon sebagai lokasi puncak peringatan Hari Nusantara sangat tepat.

“Cirebon sudah masuk peta perdagangan dunia sejak berabad-abad lalu.  Saat ini Cirebon masuk jalur wisata maritim dunia. Setiap tahun kapal pesiar bersandar,  untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan mengunjungi keraton yang ada di Cirebon, “ katanya.

Sebagai informasi, Hari Nusantara yang diperingati setiap tanggal 13 Desember, merupakan momentum memperingati keberhasilan diplomasi Indonesia agar prinsip negara kepulauan diakui secara internasional melalui instrumen Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCLOS) 1982.

Pengakuan ini sebelumnya didahului oleh diumumkannya “Deklarasi Djoeanda” tanggal 13 Desember 1957.

Deklarasi tersebut merupakan sebuah keputusan untuk menyatukan Indonesia sebagai negara kepulauan berbeda dengan apa yang termaktub dalam Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie 1939 , yang menetapkan batas teritorial Indonesia secara terpisah-pisah.

Photo : KRI Nagapasa 403 (Christian Guntur L)

Sumber : Pikiran Rakyat

Advertisements

11 thoughts on “TNI AL Akan Punya Empat Kapal Selam”

    1. Coba Deh Sampeyan Baca Lagi Pak.

      ”Indonesia segera memiliki empat kapal selam dan tiga kapal induk yang akan ditempatkan di tiga titik terluar Indonesia. Tiga kapal induk yang nantinya sekaligus menjadi pangkalan militer, akan ditempatkan di Natuna, Bitung dan Selaru”, yang berbatasan dengan Australia.

      Like

  1. Wuih. Sekarang LC Dah Punya Tampilan Baru. 🙂 Tapi Ngomong-2 Kenapa Om Dian Milih Logonya Kok Badak. Apa Karena Terinspirasi Sama Mbah Mien Ya?. 😆

    #Just Kidding Loh Mbah.
    #Peace

    Like

          1. Saya juga kagum sama beliau…udah uzur tapi berani nazar jalan kaki jogja-jakarta, wuehehehe rosa toh

            Mungkin taun depan beliau mau ikut partisipasi dalam Asean Games….

            Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s