KRI Halasan 630 Sandar di dermaga Dwikora Pontianak

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) Endi Supardi diwakili oleh Asops Danlantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Edi Haryanto, S.E., beserta Prajurit Lantamal XII Pontianak menerima kedatangan Kapal Perang Republik Indonesia Halasan 630 yang bersandar di dermaga Dwikora 03 Pontianak, Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, Asops Danlantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Edi Haryanto, S.E.,  melaksanakan kunjungan di VIP Room KRI Halasan-630  dan disambut langsung oleh Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Agung Saptoadi, S.T, M.Tr. Hanla., dan tujuan kedatangan KRI Halasana-630 dalam rangka melaksanakan operasi Prasama Udaya-17 wilayah laut Kalimantan Barat.

KRI Halasan-630 yang merupakan salah satu unsur Satuan Kapal Cepat Komando  Armada RI Kawasan Barat (Satkat Koarmabar) buatan anak bangsa oleh PT PAL Indonesia, Kapal berjenis KCR 60-M didesain memiliki kemampuan olah gerak yang tinggi, lincah dalam menempati posisi tembak, dan mampu melaksanakan penghindaran dari pukulan balasan lawan, selain itu kapal jenis ini juga telah lulus uji coba dalam sea trail serta memiliki ketahanan bernavigasi dalam segala cuaca, hingga sea state 6.

Turut hadir pada kegiatan merflu KRI Halasan-630, Asops Danlantamal XII Pontianak Kolonel Laut (P) Edi Haryanto, S.E., Danyonmarhanlan XII Pontianak, para Kadis/Kasatker Lantamal XII beserta para Prajurit Lantamal XII.

Photo : KRI Halasan 630 yang bersandar di dermaga Dwikora 03 Pontianak. (TNI AL)

Sumber : TNI AL

Advertisements

3 thoughts on “KRI Halasan 630 Sandar di dermaga Dwikora Pontianak”

  1. Bikin aja dimelarin 1,5 x panjang, 1,5 x lebar, 1,5 x tinggi geladak sehingga :

    Panjang 90 meter
    Lebar 12 meter
    Tinggi geladak 7,2 meter

    Displacement 1.687,5 ton

    Bisa untuk OPV, korvet pengganti Parchim, korvet tambahan.

    Soal senjata bisa diambil sebagian dari lungsuran Parchim dan Van Speijk. Dan sebagian lagi baru.

    Bikin 36 unit seperti ini, senilai 1 trilyun per unit udah lengkap sensor dan senjata.

    Suruh Palindo, Batamec, DRU bikin, masing-masing 2 unit per tahun, sedangkan PT PAL suruh pasang sensor dan senjatanya.

    2 unit x 3 galangan = 6 unit per tahun.

    36 unit hanya butuh 6 tahun.

    Xixixixi ngimpi.com

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s