Pengadaan Alutsista Tetap Merujuk pada MEF

Salah satu tugas utama yang dihadapi Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI baru, adalah memperbaharui alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Hadi menyebut pengadaan alutsista tetap merujuk pada Minimum Essential Force (MEF) alias daftar minimum alutsista yang harus dipenuhi.

“Alutsista yang dimiliki TNI saat ini kita berpedoman pada Minimum Essential Force. Saat ini sudah masuk Renstra kedua 2014 sampai 2019. Sehingga kita menunggu saja apa yang segera harus dipenuhi,” ujar Hadi usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (8/12).

Rencana Hadi untuk peremjaan alutsista sesuai MEF, masih ada daftar pemenuhan pesawat tempur, beberapa kapal selam serta alutsista penunjang lainnya.

“Pemenuhan pesawat tempur, kemudian ada beberapa pelesat transport, radar, dan kapal selam. Itu yang sedang kita tunggu,” jelas Hadi.

“Jadi kalau renstra pertama pembagiannya 30 persen, 30 persen, dan 40 persen. Semuanya jadi 100 persen, dan saat ini kita menunggu realisasinya sampai dengan 2019 nanti renstra kedua harus sudah tercapai 30 persen,” tutup Hadi.

Photo : KRI Nagapasa-403 di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, 28 Agustus 2017. (Antara)

Sumber : Kumparan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s