Latihan Pernika dan Pertahanan Cyber Phoenix 17 Ditutup

Latihan Pernika dan Pertahanan Cyber Phoenix 17 (TNI AU)
Latihan Pernika dan Pertahanan Cyber Phoenix 17 (TNI AU)

Latihan Peperangan Elektronika (pernika) dan Pertahanan Cyber Phoenix 17 TA. 2017 dilaksanakan dari tanggal 21 s.d. 23 November 2017, resmi ditutup oleh Waasops Kasau Marsma TNI Anang Nurhadi S., SE. selaku Wakil Wakil Pimpinan Umum Latihan mewakili Asops Kasau selaku Pimpinan Umum Latihan.

Latihan melibatkan unsur; Posko Mabesau , Command Center selaku pengawas dan pengendali, Posko IWY , Posko Satrad 215 dan unsur paskhas yang terdiri dari Posko Denhanud 474 paskhas dan Bravo 90 Paskhassebagai pelaku. Posko command center dipimpin Askomlek Kas Korpaskhas Kolonel Lek. C. Akbar. H. Posko Denhanud dipimpin Dandehanud 474 Letkol Pas Fajar Ardi Kriswanto yang menggelar 1 unit radar mobile Smart Hunter, 1 pucuk rudal cyron, 2 pucuk rudal qw 3.

Latihan pada hari pertama melaksanakan operasi penginderaan radar 215 terhadap lassa x atau pesawat musuh yang akan menyerang dan gelar hanud dari unsur Denhanud. Kegiatan hari kedua dilaksanakan di Lanud Iswahyudi Madiun yaitu penindakan terhadap serangan cyber berupa pemancar liar yang bertujuan menggangu komunikasi, dan kegiatan penyadapan terhadap komunikasi musuh.

“Terima kasih atas dedikasi dan keseriusan yang telah ditinjukan selama latihan berlansung sehingga latihan dapat berjalan sesuai skenario dan dapat terlaksana dengan tertib, aman dan lancar”, Ujar Asops Kasau.

“Hal tersebut menunjukan tingkat kesiapan pernika dan pertahanan cyber TNI AU 2017 yang siap melaksanakan tugasnya”, Tambah Asops.

“Penyelenggaraan latihan ini dapat dijadikan sebagai pengalaman dalam penugasan nantinya, demikian juga evaluasi diperlukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas latihan baik latihan perorangan, latihan satuan maupun latihan antar satuan di masa-masa mendatang”, Tegas Asops mengakhiri sambutannya.

Sumber : TNI AU

Advertisements

One thought on “Latihan Pernika dan Pertahanan Cyber Phoenix 17 Ditutup”

  1. Hmmm kalo bgt wajib disegerakan melengkapi diri dg radar pasif yang anti jamming dan sistim counter jammingnya/ECCM….

    Dalam kondisi perang, dari sekarang perlu dipikirkan teknik dan taktik “gerilya radar hanud”….digeser-geser/bersifat mobile kekawasan permukiman utk menghindari sergapan rudal anti radiasi (thd posisi radar statis)

    Belajar dr pengalaman perang lembah bekaa dan perang fakland yang memaksa au israel/au inggris main kucing2an mmemburu radar hanud suriah/argentina yang disamarkan ditengah pemukiman penduduk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s