Dubes AS Tanyakan Soal Papua ke Menkopolhukam

Prajurit TNI AD yang mendapat penghargaan kenaikan pangkat karena berhasil membebaskan sandera di Papua, Minggu (1911). (Puspen TNI)
Prajurit TNI AD yang mendapat penghargaan kenaikan pangkat karena berhasil membebaskan sandera di Papua, Minggu (19/ 11). (Puspen TNI)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menerima kunjungan dari Duta Besar Amerika Serikat (AS) Untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr, di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017).

Wiranto kepada wartawan usai menerima Dubes AS mengatakan kunjungan tersebut adalah kunjungan rutin yang biasa digelar untuk membahas kepentingan kedua negara.

Dalam kunjungan kali ini, antara lain yang dibahas adalah tindak lanjut dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean plus AS yang digelar di Manila dua Minggu lalu, yang juga dihadiri Presiden AS. Donald Trump.

“Dubes ini sekarang datang kemari, membahas lebih rinci lagi, apa yang bisa kita lakukan, untuk mendukung komitmen antar ASEAN plus, ASEAN dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Soal gejolak di Papua yang disebabkan Kelompok Separatisme Kriminal Bersenjata (KKSB), hal itu menurut Wiranto juga sempat ditanyakan sang Dubes kepadanya.

Menurut purnawirawan Jendral TNI bintang empat itu, pertanyaan-pertanyaan seperti itu adalah pertanyaan yang biasa ditanyakan para Dubes kepadanya.

“Beliau juga menanyakan bagaimana kondisi keamanan nasional kita, itu kan biasa, semua Dubes ya datang ke saya selalu menanyakan, bagaimana sih kira-kira kondisi keamanan nasional kita,” katanya.

“Kan sumber keterangan yang paling didapatkan dan dapat dipercaya kan dari Kementerian Polhukam, karena saya juga menampung informasi dari berbagai kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Gejolak di Papua terjadi karena dipicu upaya-upaya KKSB untuk melepaskan Papua dari pangkuan ibu pertiwi.

Selain melakukan penyerangan terhadap aparat Kepolsian dan TNI di Papua, mereka juga melakukan penyanderaan dengan warga yang terjadi dua pekan lalu.

Penyanderaan tersebut bisa diakhiri, setelah prajurit-prajurit pilihan TNI AD turun.

Sumber : Tribunnews

Advertisements

4 thoughts on “Dubes AS Tanyakan Soal Papua ke Menkopolhukam”

  1. kalau tak terima penjelasan soal KKB di PAPUA artinya AS pendukung organisasi teroris vital keamanan nasional di PAPUA. negara sahabat itu menunjukan sikap bersahabat buka sikap bermusuhan.

    Like

      1. Jangan vulgar begitu dong bung cula 1….”papinya” bung alone kan sponsor utama disana.

        Cek aja nama-nama pesohor disana….kelihatan KTP-nya “cikeos”

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s