Terjadi Ledakan dari Lokasi Kapal Selam San Juan Argentina yang Hilang

Kapal selam ARA San Juan milik militer Argentina dilaporkan hilang bersama 44 awak setelah mengalami masalah komunikasi. (Reuters)
Kapal selam ARA San Juan milik militer Argentina dilaporkan hilang bersama 44 awak setelah mengalami masalah komunikasi. (Reuters)

Suara ledakan terdengar dari lokasi terakhir kapal selam Angkatan Laut Argentina terdeteksi di Samudera Atlantik. Kapal selam San Juan hilang kontak sejak 15 November 2017.

Belum ada penjelasan resmi apakah suara ledakan itu berasal dari kapal selam San Juan yang membawa 44 marinir termasuk satu marinir perempuan.

Namun, seperti dikutip dari New York Times, ledakan terdengkar hanya beberapa saat setelah analis dari pemerintah Amerika Serikat dan organisasi internasional pengamat senjata nuklir berkantor di Vienna, Austria, CTBTO, mendeteksi keberadaan San Juan dan memberitahu hasil deteksi itu ke Argentina.

Sejumlah negara telah memberikan bantuan untuk pencarian kapal selam San Juan buatan Jerman ini. Amerika Serikat, Inggris, Brasil, dan Chile telah mengirimkan kapalnya untuk mencari kapal selam yang diproduksi tahun 1983 dan pertama kali menjalankan tugasnya tahun 1985.

Kapal selam malang itu sedianya akan pulang ke pangkalannya di Mar de Plata, sekitar 250 mil arah selatan Buenos Aires, ibukota Argentina.

Peristiwa hilangnya kapal selam San Juan ini akan menjadi tragedi terbesar dalam sejarah sejarah Argentina di bawah pemerintahan presiden Mauricio Macri.

Usia kapal selam ini dinilai sudah tua sehingga dengan tetap mengoperasikannya sama artinya bermain judi dengan nyawa orang yang dibawanya.

Argentina sangat minim dalam penyediaan anggaran untuk pertahanan dibanding sejak berakhirnya kekuasaan junta militer tahun 1983.Tahun lalu, Argentina hanya menganggarkan 1 persen dari produk domestik bruto untuk militer. Jauh lebih rendah dibandingkan Chile yang menganggarkan 1.9 persen dan Brasil sebesar 1,3 persen.

Menurut informasi dari Kementerian Pertahanan Argentina, telepon satelit dari kapal selam San Juan terekam pada 15 November dan telepon itu dianggap memastikan seluruh kru hidup. Setelah itu tidak ada komunikasi lagi dari kru kapal selam San Juan. Sementara oksigen yang tersedia dalam kapal selam cuma dapat bertahan antara 7 hari hingga 10 hari.

Sekitar 25 orang berkumpul di luar pangkalan angkatan laut di Mar de Plata pada Kamis pagi, 23 November untuk berdoa bersama.

Anggota keluarga 44 marinir yang ada di dalam kapal selam masih berharap seluruh kru selamat meski rasa duka tak mampu disembunyikan.

“Saya mencari tanda, hanya untuk tahu bahwa saya sekarang janda,” kata Jesica Gopar, istri salah seorang marinir yang ikut dalam misi kapal selam San Juan.

Sumber : Tempo

Advertisements

5 thoughts on “Terjadi Ledakan dari Lokasi Kapal Selam San Juan Argentina yang Hilang”

  1. Mungkiiiiiiiiiiiiiin……korsleting listrik memicu terjadinya kebakaran dan memicu munculnya gas beracun yg masuk kedalam sistim sirkulasi udara didalam kabin kapal selam shg para awaknya mengalami keracunan oksigen dan lebih jauh lagi hingga jatuh pingsan shg kapal selam menjadi tidak terkendali dan meluncur melampaoi kedalaman maksimal yg sanggup diterima oleh lambung kapal selam….dan lambung kapal selam dan seisinya pecah didasar laut.akibat tekanan air laut yg sangat besar pd kedalaman tersebut

    Like

      1. Nggak ada yg layak utk diperbincangkan….ngakunya kasel paling canggih kok mleduk????

        Kalo punya argyie sih wajar aja….gara2 gak keurus

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s