Rusia dan Vietnam Bahas Akusisi Tambahan 4 Unit Molniya 1241.8

Perwakilan dari Vympel Shipyard Rusia mengatakan bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan Vietnam terkait akusisi tambahan 4 kapal perang Molniya 1241.8.

Perusahaan mengatakan perihal tersebut kepada portal Rambler dan dipimpin oleh Sputnik, isinya adalah sebagai berikut: “Kelanjutan kontrak dengan Vietnam dalam tahap diskusi.”

Selain itu, menurut perwakilan, negosiasi penawaran kapal perang juga dilakukan kepada pelanggan asing lainnya.

Setelah melalui banyak prediksi seputar nasib proyek Molniya 1241.8, negara seperti Vietnam dapat terus melaju untuk mendapatkan Buyan-M atau bahkan Karakurt dengan pengembangan baru, hampir pasti Angkatan Laut Rakyat Vietnam akan membangun empat kapal perang berpeluru kendali tambahan berikutnya.

Proyek Molniya 1241.8 dirancang untuk menyerang kapal perang dan menyerang kapal, landmine loggers, coasters dan oceans.

Sistem persenjataan kapal terdiri dari 16 rudal jelajah anti – kapal selam 3M-24 Uran-E dengan jarak tempuh 130 km, kecepatan 0,85 Mach, dan mampu membawa hulu ledak 145 kilogram permanen.

Juga termasuk meriam AK-176M kaliber 76,2 mm, senjata anti pesawat AK-630M kaliber 30 mm, peluncur umpan PK-10 dan mungkin juga rudal anti-pesawat terbang SA-N-10 (SA-16).

Menurut banyak ahli militer, kapasitas empat kapal perang Molniya berikutnya yang dibangun oleh Vietnam akan memiliki konfigurasi senjata yang lebih kuat.

Semua perhatian difokuskan pada rudal jelajah anti-kapal 3M-54E Klub-N dengan jarak tempuh 220 km, memiliki kecepatan 0,8 – 2,9 Mach, dan sanggup membawa hulu ledak seberat 200 kg.

Ini merupakan senjata Rusia yang diusulkan untuk dapat diintegrasikan dengan Gepard 3.9 ke posisi ketiga, jika Vietnam memutuskan untuk memesannya, jadi jika memilih 3M-54E akan menciptakan sinkronisasi logistik teknis nantinya.

Selain itu, gagasan lainnya adalah bahwa Vietnam akan dilengkapi dengan rangkaian rudal jelajah anti-kapal PJ-10 BrahMos buatan India atau rudal jelajah anti-kapal P-800 Yakhont.

Berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari pengadaan 6 Molniya 1241.8 terbaru, jika sebuah kesepakatan tercapai dalam waktu dekat, Vietnam akan memiliki empat rudal canggih yang akan terlihat pada tahun 2020, sebagaimana dilansir dari BaoDatViet (5/ 11).

Photo : Project 1241.8 Molniya (Rosoboronexport)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

6 thoughts on “Rusia dan Vietnam Bahas Akusisi Tambahan 4 Unit Molniya 1241.8”

  1. Noh Lihat Itu Vietnam Di Kasih Senjata Gress+Moncer Setelah Jadi CSnya Ruski… Gk Seperti Kita Yg Jadi CSnya Lek SAMidin Yg Cuma Di Kasih Falcon Dari Arizona… ­čść

    Like

  2. Katanya TNI belum butuh kaprang type destroyed kenyatannya rakyat justru lebih memilih kaprang type DESTROYED. mengingat aktivitas global saat ini penuh sandiwara politik, bisa saja musuh jadi teman dan teman malah jadi musuh

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s