TNI AU Latihan Gunakan Rudal Maverick

Lima pesawat tempur Hawk 100/200 dari Skadron Udara Pontianak makin meramaikan Apron Lanud SMH Palembang dan langit Kota Palembang, Kamis (26/10/2017) pukul 12.00 WIB.

Tidak sedikit masyarakat Kota Palembang berdecak kagum melihat kedatangan pesawat tempur iyang terbang mengitari langit Kota Palembang ini.

“Rencananya pesawatnya ada lima pesawat Hawk 100/200. Penerbangnya ada 12 orang. Ada perwira teknik asal Palembang, Kapten Tek Randy. Penerbangnya antara lain saya sendiri, May Pnb Saefuddin dan May Pnb Andres,” ungkap Komandan Skadron Udara 1 Pontianak, Letkol Pnb Agung Indrajaya.

Dijelaskan Agung, Skuadron Udara 1 latihan elang jelajah sandinya membuat familiar penerbang pesawat tempur yang sewaktu-sewaktu jadi pangkalan AJU atau pangkalan operasi.

“Seperti tadi kita tidak dari Pontianak tapi dari Raden Intan, Lampung. Nanti suatu saat kita operasi di sana sembari menumbuhkembangkan minat kedirgantaraan, terlebih karena sudah disiapkan Lanud setempat,” kata Agung.

===

Agung yang juga Alumni AAU angkatan 1999 memuji landasan di Palembang.

Seperti di Pontianak, panjang landasan hanya 2.250 m.

Sebenarnya bisa dari sesi safety lebih save karena lintasan di Palembang 3 km, yang lebih mengoptimalkan kemampuan pesawat.

“Kalau terjadi sesuatu dengan panjang landasan untuk operasi bisa, tapi kalau untuk latihan enak yang lebih panjang. Saya sudah berkali-kali ke Palembang. Ada beberapa latihan gabungan dan puncak TNI AU di sini. Kalau ke Kota nggak sesat. Bersyukur jadi angkatan Udara. Ke Australia-Singapura sudah biasa. Di ASEAN sudah biasa flight ke sana,” kata pria kelahiran Samarinda, 24 Desember 1976 ini.

Sementara itu, Danlanud Srimulyono Herlambang Palembang, Kol Pnb Easter Hariyanto mengatakan, Air Show pesawat tempur di Lanud SMH Palembang ini terdiri dari Static Show (darat) dan Dynamic Show (terbang) untuk show.

“Bisa berupa aerobatic, formasi dan flying pass saja. Rencana fly pass di Palembang Sabtu (28/10/2017), jam 09.00 dan 10.00 pergerakan. Prosesinya mulai dari briefing nyiapin peralatan jam 08.00. Sementara itu, Static Shownya 25 sampai 27 Oktober 2017 pukul 15.00 sore. Kami sudah undang tiap sekolah TK hingga SMA untuk datang menyaksikan kegiatan ini ini,” kata Danlanud.

Diakuinya, SMH di Lanud ada landasan SMB yang merupakan landasan cukup panjang dengan runway 3000 m, dan taxi way untuk pergerakan pesawat 2.500 m.

Untuk take off landing 3000 tunway sangat memungkinkan dan save untuk takeoff pesawat tempur Confiden.

Ada sarana navigasi yang lengkap seperti yang ada di Lanud. Sangat mendukung dijadikan base untuk latihan.

“Terain (permukaan bumi) di sekitar Sumsel relatif lebih datar sehingga mengurangi faktor kesulitan saat bermanuver terbang rendah,” jelasnya.

===

Sementara itu, Komandan Skuadron Udara 12 Pekanbaru, Letkol Pnb Adhi Safarul Akbar mengatakan, flightnya dari tanggal 25 Oktober dengan 1 flight pesawat hawk 100/200 yang telah tiba di Palembang.

“Latihan sama dengan skuadron udara 1 nanti. Program latihan maverick itu rutin latihan tahunan. Akan Dimulai Jumat besok melaksanakan ALKI 1 di perairan Selat Sunda,” katanya.

Adapun Skenario TNI yang akan dipakai adalah mengamankan wilayah NKRI.

Salah satunya pengamanan ALKI 1 dan ALKI 2 (Kupang).

Giliran sekarang di ALKI 1 di Selat Sunda melihat kapal dan aktivitas di Laut.

“Ada yang mencurigakan kita laporkan ke tingkat yang lebih tinggi. Seluruhnya dikontrol oleh KOOPS AU1 di Jakarta. Kita tidak mengambil tindakan, hanya menyampaikan data yang ada dan terintegrasi ke TNI AL. Kalau perompak tidak ada, tapi kalau kegiatan mencurigakan ada. Kalau di Palembang cenderung aman. Yang pernah perairan Batam yang koordinasi dengan TNI AL. Mungkin karena Palembang dekat dengan Jakarta jadi termonitor. Kalau Batam dekat dengan Singapura,” jelas Adhi.

===

Di samping itu pihaknya mengemban misi memperkenalkan dengan masyarakat terlebih karena TNI AU milik masyarakat.

“Tujuannya itu. Dari uang rakyat untuk kepentingan rakyat, bahwa di atas ada yang mengamankan NKRI. Dari Skuadron 12 Pekanbaru dan Skadron 1 Pontianak kan di bawah kesatuan KOOPS AU 1 menggunakan Lanud Palembang. Sekaligus uji coba dengan jumlah pesawat yang lebih besar. Misalnya perlu hercules bisa menggunakan Lanud Palembang sebagai landasan operasional,” pungkasnya.

Guna mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama wilayah Sumatera, digelar latihan tempur Maveric dan Weapon Delivery oleh Skuadron Udara 1 Pontianak dan Latihan Operasi Prasma Udhaya 17 oleh skuadron udara 12 Pekanbaru di Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, dimana homebase latihan berada di Apron Lanud SMH.

Dalam Latihan tersebut direncanakan akan dilaksanakan juga acara Static Show, dimana pesawat yang akan melaksanakan latihan ini adalah jenis Hawk 100/200 dari Skuadron Udara 1 dan 12.

Latihan Maverick atau pengamanan alur laut kepulauan Indonesia pamalki dilaksanakan TNI Angkatan Udara secara rutin untuk mengamankan batas wilayah NKRI dari intervensi asing, termasuk di wilayah alur laut di Palembang.

===

Beberapa pesawat sempat melakukan atraksi berputar-putar di langit Palembang setelah itu mendarat di Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang.

“Selain itu, kegiatan ini merupakan latihan rutin seperti melakukan penembakan dari pesawat tempur hawk 100/200 di lokasi sekitar area Palembang. Untuk pengamanan alur laut, akan di lakukan penerbangan mulai dari daratan, Selat Sunda, hingga beberapa perairan di pulau Sumatera untuk mengamati kegiatan pelayaran yang ada di wilayah tersebut,” kata Adhi.

Selain melakukan latihan tempur dan pengamanan alur laut kepulauan indonesia, pihaknya juga akan melakukan pembinaan potensi dirgantara dengan memamerkan pesawat tempur ini pada hari Sabtu (28/10/2017) untuk dapat diketahui masyarakat umum terutama kalangan pelajar.

Photo : Komandan Skuadron Udara 1 Pontianak, Letkol Pnb Agung Indrajaya, dan rombongan disambut Komandan Skuadron Udara 12 Pekanbaru, Letkol Pnb Adhi Safarul Akbar, dan Kadis Ops Lanud SMH Palembang, Letkol PAS Mores Bonte di Apron Lanud SMH Palembang, Kamis (26/10/2017). (Abdul Hafiz)

Sumber : Tribunnews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s