Kapal Perang AS Nyaris Tembakkan Rudal Tomahawk ke Korea Utara

USS Ronald Reagan, saat patroli dengan kapal perang Jepang di sebuah perairan di kawasan semenanjung Korea. (REUTERS)
USS Ronald Reagan, saat patroli dengan kapal perang Jepang di sebuah perairan di kawasan semenanjung Korea. (REUTERS)

Sebuah laporan mengungkap bahwa kapal perang Amerika Serikat (AS) nyaris menembakkan rudal jelajah Tomahawk ke Korea Utara (Korut) pada bulan September lalu. Kapal itu diberi perintah untuk mempersiapkan serangan rudal saat patroli di Laut Jepang, kawasan semenanjung Korea.

Perintah yang dalam militer dikenal dengan istilah “WARNO” itu dikeluarkan setelah Korut menguji tembak sebuah peluru kendali (rudal) pada bulan September. Perintah rahasia ini diungkap media Washington, Foreign Policy (FP) yang mengutip sumber mantan pejabat Pentagon yang mengetahui rahasia itu.

”Ini tidak pernah terjadi untuk melakukan itu,” kata mantan pejabat senior Pentagon yang berbicara dengan syarat anonim.

”Tapi, saya akan mengatakan ini adalah indikator yang cukup signifikan bahwa kemungkinan penggunaan Tomahawk meningkat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, kapal induk AS saat ini melakukan patroli perairan di semenanjung Korea untuk memperingatkan Pyongyang terhadap tindakan militer.

”Jika Korea Utara meluncurkan rudal di Guam, Jepang, atau Korea Selatan, Anda pasti ingin Tomahawk Anda siap dalam skenario yang bergerak cepat seperti itu jika presiden atau menteri pertahanan membuat keputusan untuk merespons dengan serangan ofensif,” lanjut sumber tersebut.

Jika peringatan berbahaya tersebut dikeluarkan, ini menunjukkan seberapa dekat potensi konflik kedua negara akan terjadi. “WARNO” pada dasarnya adalah alarm yang berisi peringatan genting bagi militer AS untuk melakukan tindakan instan.

”Fakta bahwa serangan Tomahawk ke Korea Utara terasa tidak menyenangkan, tapi dugaan saya ini lebih tentang memiliki respons serangan yang cepat seiring ‘Rocket Man’ membuat keputusan yang tidak masuk akal dan provokasi yang terbuka,” kata mantan komandan angkatan laut Nevada Ted Johnson. “Rocket Man” adalah julukan untuk pemimpin Korut Kim Jong-un yang pernah dilontarkan Presiden Donald Trump.

Bocoran rahasia militer AS itu muncul ketika Direktur CIA Mike Pompeo memperingatkan bahwa AS harus menganggap rezim Kim Jong-un ”berada di puncak” yang mampu memerintahkan serangan rudal berhulu ledak nuklir ke daratan AS.

Pompeo mengatakan bahwa Presiden Donald Trump bertekad untuk mencegah Korea Utara melakukan terobosan teknologi militer. Terobosan dari Trump itu kemungkinan muncul sebulan lagi.

”Mereka cukup dekat sekarang dalam kemampuan mereka bahwa dari perspektif kebijakan AS kita harus bersikap seolah-olah kita berada di titik di mana mereka (Korut) mencapai tujuan itu,” ujarnya mengacu pada kemampuan Pyongyang meluncurkan serangan nuklir.

Sumber : Sindonews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s