KPK Digugat di Praperadilan Terkait Korupsi AW-101

aw-101-tni-au-antara-1
AW-101 (Antara)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali bertarung di sidang praperadilan. Kali ini yang memohonkan praperadilan adalah Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh, tersangka korupsi pembelian helikopter Agusta Westland 101.

“KPK mendapat panggilan dari PN Jakarta Selatan untuk menghadiri sidang praperadilan yang diajukan oleh IKS (Irfan), swasta tersangka dalam kasus pengadaan Heli AW-101,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Rabu (18/10).

Sidang perdana rencananya akan dilangsungkan pada hari Jumat, 20 Oktober 2017. Sebelum ini, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menetapkan tiga orang tersangka dari unsur militer.

Ketiganya adalah Marsekal Pertama TNI, inisial FA selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Letnan Kolonel, WW, selaku pemegang kas dan Pembantu Letnan Dua, SS.

Dalam kasus ini, Irfan diduga telah melakukan kongkalikong dengan tiga tersangka dari pihak TNI tersebut dengan mengajukan nilai tender Rp 738 miliar. Padahal harga sebenarnya adalah Rp 514 miliar. Sehingga merugikan negara hingga Rp 224 miliar.

Atas perbuatannya, Irfan Kurnia Saleh disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No. 31/999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber : Kontan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s