Vietnam Tertarik dengan Industri Pertahanan Indonesia

Vietnam menyatakan tertarik dengan produksi industri pertahanan milik Indonesia. Ini disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Ngo Xuan Lich di kantor Kementerian Polhukam, Jakarta, Kamis.

Menteri Wiranto mengatakan, dalam pertemuan tersebut Menteri Pertahanan Vietnam menyatakan sangat tertarik untuk meningkatkan hubungan kerja sama bilateral, khususnya bidang industri pertahanan.

“Mereka juga berkeinginan melihat produksi Indonesia, apa yang bisa dipakai oleh Vietnam,” ujar Wiranto.

Wiranto pun menyarankan adanya pertemuan lebih lanjut dengan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan untuk membicarakan kerja sama industri pertahanan itu.

Diharapkan dengan pembicaraan tersebut akan ada keputusan untuk bertukar dan mengombinasikan produk pertahanan masing-masing negara.

“Nanti urusan dengan Menteri Pertahanan RI. Kemudian mereka akan melakukan peninjauan dan akan membicarakan [lebih lanjut],” kata dia.

Wiranto menambahkan kerja sama industri pertahanan yang nantinya dilakukan untuk mengamankan kawasan, khususnya di wilayah ASEAN.

Kunjungan Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Ngo Xuan Lich merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden RI Joko Widodo dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta, Agustus lalu.

Trong dan Presiden Joko Widodo setuju meningkatkan hubungan Indonesia-Vietnam dengan cara saling mengunjungi di semua tingkat, mulai antarpartai, antarpemerintah, sampai antarmasyarakat.

Photo : Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Ngo Xuan Lich (kiri) saat berkunjung ke kantor Menkopolhukam RI Wiranto (kanan) pada Kamis, 12 Oktober 2017. (Humas Kemenkopolhukam) 

Sumber : AA

Advertisements

3 thoughts on “Vietnam Tertarik dengan Industri Pertahanan Indonesia”

    1. mereka sudah kerjasama dengan DAMEN, sedangkan PINDAD untuk peluru tidak bisa karena kebutuhan dalam negeri saja belum mampu dicukupi pindad. Mereka mungkin tertarik dengan HARIMAU HITAM buatan pindad, karena tank mereka sudah uzur, walaupun jumlahnya sangat banyak. untuk pistol masih bisa masuk, untuk submachine gun musti saingan sama israel. mereka lisensi assault rifle dari israel. SPR 4 mungkin bisa masuk karena ukuran kaliber. SPR 3, SPR 1 serta mortar 80 mm masih ada kesempatan dibeli. NVG THEON-PINDAD bisa laku dan mesin tank di swasta.

      Like

      1. thx commander, btw apakah badak bisa di tawarkan? kalo saya lihat di youtube fasilitas di turki sangat modern ada mesin cnc dll apakah modul hull tank pure turki, modul turret pure belgia dan wheels and chain pure depok?apakah betul itu komandan. jd pindad hanya sebagai penggagas dan rancang bangun (design) tank yg sesuai dengan TNI dan asembling semua modul. eta terangkanlah vroh

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s