Banyak Kapal Nelayan Vietnam yang Beroperasi di Perairan Laut Natuna

Komandan ataupun Kapten KRI Teluk Gilimanuk 531, Mayor Laut Puji Basuki menuturkan masih banyak ditemui kapal nelayan Vietnam yang beroperasi di perairan Laut Natuna.

Menurutnya, kapal yang dibawa ini adalah KRI Teluk Gilimanuk 531 berjenis Frosch-IType 108 buatan Jerman Timur pada tahun 1976.

Merupakan kapal berusia cukup tua tapi masih eksis dengan sekarang, KRI Teluk Gilimanuk 531 berada disatuan kapal Amfibi Komando Armada RI Kawasan Barat (Saftib Kormabar).

“Kami datang ke Pontianak setelah selesai mendukung operasi pengamanan perbatasan di Laut Natuna,” katanya.

Adapun tugas dari KRI Teluk Gilimanuk 531 jelasnya untuk mengamankan dari kapal-kapal ikan Vietnam agar tidak melakukan pengambilan ikan di area laut yang masih dalam pembahasan untuk batas wilayahnya.

“Jadi tugas kita mengusir mereka sampai keluar batas wilayah kemudian meyakinkan kegiatan pelayaran Natuna bisa berjalan aman dan lancar,” katanya, Senin (09/10/2017).

Saat ditemui, kapten kapal yang didampingi oleh salah seorang jajaran dan bagian penerangan Lantamal XII Pontianak, Mayor Laut Irawan, menuturkan setelah selesai mendukung operasi, Ia dan jajaran kembali ke Pontianak dalam rangka bekal ulang, baik bahan bakar maupun bahan basah.

“Saat ini operasi yang mempunyai resiko tinggi di Laut Natuna karena kita tau sendiri Laut Natuna banyak negara yang hendak kepemilikan Laut Natuna itu sendiri,” ungkapnya.

Untuk operasi yang telah dilakukan KRI Teluk Gilimanuk 531, jelasnya, telah banyak sekali karena kapal ini masuk jajaran TNI AL 1984.

Menurut AL 47 tahun 2001 ini, sampai dengan sekarang sudah sangat banyak sekali baik tugas operasi militer maupun non militer, mulai operasi militer perang dan non perang untuk mendukung bantuan bencana alam atau pengungsi melalui KRI Teluk Gilimanuk 531.

“Hombase KRI Teluk Gilimanuk 531 ada di Jakarta, untuk crew saat ini sekitar 75 orang. Selama ini gangguan hanya dari kapal nelayan Vietnam yang melakukan kegiatan di Laut yang masih dalam status bahasan status wilayah. Sampai dengan kami kemarin patroli masih ada yang melakukan kegiatan khususnya diwilayah batas,” katanya.

Walaupun begitu, menurutnya KRI Teluk Gilimanuk 531 sudah siap jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi seperti meriam 37 dan 25 milimeter.

Photo : KRI Teluk Gilimanuk 531 di Pelabuhan Dwikora, Pontianak. (09/10). (Tribunnews)

Sumber : Tribunnews

Advertisements

One thought on “Banyak Kapal Nelayan Vietnam yang Beroperasi di Perairan Laut Natuna”

  1. pengamanan laut harus konsisten…semoga setelah bu susi/jokowi tidak berada di pemerintahan, pengamanan batas wilayah khususnya laut tetap dilaksanakan. tidak dapat dilakukan tni saja, tetapi juga diperlukan kebijakan pemerintah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s