Amerika Hentikan Latihan Militer dengan Saudi Cs terkait Krisis Qatar

Rute penerbangan lama dan baru setelah Arab Saudi mengeluarkan larangan terbang bagi pesawat beregistrasi Qatar, Selasa (06062017). (Flightradar24) E1
Rute penerbangan lama dan baru setelah Arab Saudi mengeluarkan larangan terbang bagi pesawat beregistrasi Qatar, Selasa (06062017). (Flightradar24)

Amerika Serikat (AS) menghentikan beberapa latihan militer dengan negara-negara sekutu Teluk-nya, termasuk Arab Saudi. Langkah Washington ini terkait dengan perseteruan diplomatik negara-negara Teluk dengan Qatar.

”Kami memilih keluar dari beberapa latihan militer untuk menghormati konsep inklusivitas dan kepentingan regional bersama,” kata juru bicara Komando Pusat AS, Kolonel John Thomas kepada AP.

”Kami akan terus mendorong semua mitra untuk bekerja sama menuju solusi umum yang memungkinkan keamanan dan stabilitas di wilayah ini,” lanjut Thomas, yang dikutip Sabtu (7/10/2017).

Krisis diplomatik dimulai pada bulan Juni ketika beberapa negara, seperti Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Yaman, memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Negara-negara sekutu Riyadh itu menuduh Doha mendukung terorisme.

Saudi juga menuduh negara kecil kaya raya itu mendukung militan pro-Iran. Pemerintah Qatar telah berulang kali menolak semua tuduhan terkait terorisme dan menuduh balik negara-negara Teluk menjalankan “kampanye hasutan” berdasarkan kebohongan.

Doha telah mengirim aduan hukum kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menentang boikot perdagangan yang dilakukan Arab Saudi, Bahrain dan UEA.

Pada bulan September lalu, Arab Saudi menghentikan semua komunikasi dengan Doha setelah media Qatar dituduh membocorkan isi pembicaraan telepon mengenai krisis kedua negara.

Qatar sendiri menjadi tuan rumah pasukan AS di Pangkalan Udara Al Udeid. Sebanyak lebih dari 10.000 anggota layanan militer Amerika ditempatkan di sana. Tentara Doha secara teratur mengadakan latihan dengan pasukan Washington. Latihan terakhir berlangsung pada bulan Juni lalu.

Sumber : Sindonews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s