INDONESIA AKUSISI NASAMS

Berita sistem pertahanan udara NASAMS (Norwegian Advanced Surface to Air Missile) yang diakusisi oleh TNI AU akhirnya muncul di media. NASAMS akan digunakan untuk memayungi ibukota negara dari ancaman yang muncul dari udara.

Dikutip dari laman UC News (02/ 10) yang ditulis oleh Aryo Nugroho, menyebutkan bahwa Kementerian Pertahanan telah menandatangani kontrak pembelian sistem pertahanan udara NASAMS pada bulan Juni 2017.

NASAMS akan melengkapi sistem pertahanan udara yang dimiliki TNI AU mulai dari sistem pertahanan udara titik Oerlikon Skyshield 35 mm buatan Rheinmetall Jerman, rudal panggul jarak dekat QW-3 dari Tiongkok dan Chiron dari Korea Selatan.

NASAMS akan digelar untuk menghadapi ancaman lawan seperti pesawat tempur atau pesawat pembom yang memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan dari jarak jauh.

Untuk membiayai pembelian NASAMS ini, Indonesia mendapatkan fasilitas kredit dari Eksportkreditt Norge senilai 101, 6 juta dollar Amerika Serikat.

Kongsberg sebagai pengembang memilih rudal AIM-120C AMRAAM (Advanced Medium Range Air to Air Missile). AMRAAM yang sudah memperoleh cap battle proven dapat berfungsi dengan baik ketika ditunjuk sebagai rudal SAM. Jarak efektif untuk AMRAAM dalam sistem pertahanan udara NASAMS antara 15-20 km, tergantung kondisi di mana rudal itu beroperasi.

Keistimewaan NASAMS lainnya adalah fleksibilitasnya (menggunakan rudal yang berbeda-beda tanpa perlu banyak penyesuaian). Selain AIM-120C-3/5/7, rudal AIM-9X Sidewinder juga dapat diluncurkan dari NASAMS.

Saat ini, TNI AU sudah memiliki dua jenis rudal tersebut yang dibeli dari Amerika Serikat, artinya tidak akan ada masalah untuk penggelarannya sebagai payung udara ibukota.

Photo : NASAMS™ (Raytheon)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

37 thoughts on “INDONESIA AKUSISI NASAMS”

  1. akhirnya ada kemajuan besar di sista hanud indonesia…karena mengandalkan skyshield yang shorad apalagi kw-3…eh qw-3 vshorah panggul sanagt beresiko trutama jika menghadapi pespur dengan kemampuangen 4+/5. semoga pendapat saya benar.hehe. mohon pencerahan.

    Like

        1. Jangan tanya tempat dulu lah Sir, barangnya belum dateng kok ya, haha,,
          yang penting sejalan dengan stok rudal yang dimiliki TNI AU dulu.
          Semoga tahap selanjutnya pengadaannya sama atau lebih gahar, jangan yang ‘downgrade’.
          Setuju?

          Like

  2. hush jgn pakai kata kredit lah,,,,,, ga enak pakai aja pembayaran multi year…….
    nah klo pembeliannya kira2 pakai aim 120 atau aim 9x ya ? atau mau pakai 2-2nya.

    Like

  3. Dek peutey kabarnya bakal ikut ngramein hut tni tgl 5 besok ya…kata bang ruski, si akang teh akan menampilkan atraksi debus?

    Like

  4. mending beli pansirt
    l01 juta usd bisa dapat 10 baterai
    satu baterai 12 rudal dan senjata ciaws 30 mm
    jadi totalnya dapat 120 rudal
    jangkauannya sama nya
    efecnya lebih wah
    tapi sayang rusia pelit tot
    makanya gak dilirik
    jimmi jimmi sales kere
    mau makan bakso aja ngutang
    akibat persen dari sales cuman dibayar kerupuk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s