Angkatan Laut Jelaskan Spesifikasi LPD Ketujuh

Angkatan Laut Indonesia sedang dalam proses menguraikan persyaratan kapal landing platform dock (LPD) ketujuh, dan diperkirakan akan mengajukan anggaran sekitar USD 72 juta kepada pemerintah untuk akuisisi kapal ini, ungkap seorang narasumber di Cilangkap.

Informasi ini diperkuat dengan seorang pejabat PT PAL di Surabaya, yang memastikan bahwa perusahaan tersebut sedang dalam diskusi dengan TNI-AL untuk membangun LPD ketujuh, namun ia menekankan bahwa kontrak formal untuk platform tersebut belum terwujud.

“LPD mirip dengan lima kapal (armada kapal) dan kapal yang sedang dibangun, tapi akan lebih kompleks lagi”, kata petugas tersebut kepada Jane, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

PT PAL meletakkan lunas kapal keenam di Surabaya pada tanggal 28 Agustus. Platform ini didasarkan pada desain Dae Sun Shipbuilding and Engineering Korea Selatan. Galangan kapal tersebut sebelumnya telah membangun dua platform serupa, KRI Banjarmasin (592) dan KRI Banda Aceh (593).

Tiga kapal sebelumnya, KRI Dr Soeharso (990), KRI Makassar (590), dan KRI Surabaya (591), dibangun di Busan, Korea Selatan oleh Dae Sun, dimana pejabat dan insinyur dari PT PAL mendalami pekerjaan konstruksi di bawah perjanjian transfer pengetahuan. Dr Soeharso saat ini dioperasikan oleh TNI-AL sebagai kapal rumah sakit, sebagaimana dilansir dari Jane’s (18/09).

Photo : KRI Banda Aceh 593 (Istimewa)

Editor : (D.E.S)

Advertisements

One thought on “Angkatan Laut Jelaskan Spesifikasi LPD Ketujuh”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s