China Tuntut RI Batalkan Penamaan Laut Natuna Utara

Laut Natuna Utara. (Istimewa)
Laut Natuna Utara. (Istimewa)

China menuntut agar RI membatalkan keputusan untuk mengganti nama bagian dari Laut China Selatan. Indonesia memutuskan untuk mengganti nama wilayah maritimnya di bagian barat daya Laut China Selatan dengan nama Laut Natuna Utara.

Kementerian Luar Negeri China mengirim sebuah catatan resmi ke Kedutaan Besar Indonesia di Beijing untuk menyatakan penolakannya terhadap langkah 14 Juli di Jakarta. Saat itu, pemerintah Indonesia mengumumkan sebuah peta resmi baru kepulauan nasional yang mengungkapkan penggantian nama wilayah tersebut.

Dalam surat tertanggal 25 Agustus, China mengatakan bahwa langkah Indonesia untuk mengubah nama yang diterima secara internasional menghasilkan komplikasi dan perluasan perselisihan, serta mempengaruhi perdamaian dan stabilitas.

“Hubungan China-Indonesia berkembang dengan cara yang sehat dan stabil, dan perselisihan Laut Cina Selatan berkembang dengan baik,” kata Kementerian Luar Negeri China.

“Tindakan perubahan nama sepihak unilateral tidak kondusif untuk mempertahankan situasi yang sangat baik ini,” sambung isi surat itu seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (3/9/2017).

Beijing juga mengatakan China dan Indonesia memiliki tumpang tindih klaim maritim di barat daya Laut Cina Selatan. Beijing mengatakan bahwa penggantian nama daerah tersebut tidak akan mengubah fakta ini.

Indonesia tidak pernah mengklaim bagian dari Laut Cina Selatan, yang diperselisihkan China dengan Filipina, Brunei, Malaysia, Taiwan dan Vietnam. Tapi perairan yang sekarang disebut Laut Natuna Utara tumpang tindih dengan Garis Sembilan-Dash yang dinyatakan secara sepihak oleh China, yang menguasai hampir seluruh Laut Cina Selatan.

Langkah Indonesia dilakukan setelah pada tahun 2016 pengadilan arbitrase di Den Haag, Belanda, memutuskan perselisihan Laut China Selatan antara China dan Filipina. Dalam putusannya, pengadilan arbitrase internasional menyimpulkan bahwa tidak ada dasar hukum atau historis untuk klaim China terhadap perairan yang kaya sumber daya alam itu.

Pada bulan Juli, Menteri Koordinator Kelautan Indonesia Luhut Pandjaitan menyangkal bahwa Indonesia mengganti nama Laut Cina Selatan. Luhut menyatakan perairan utara kepulauan Natuna merupakan bagian dari zona ekonomi eksklusif Indonesia.

Sumber : Sindonews

Advertisements

11 thoughts on “China Tuntut RI Batalkan Penamaan Laut Natuna Utara”

  1. cuma peta aja ribut..leluhur lu aja bikin peta nine dash dragon ngeklaim tuh wilayah leluhur lu. padahal dulu cuma macing di laut aja. kedigdayaan china hanya di darat saja tidak menguasai laut. yg menguasai laut hanyalah perompak bajak laut. huehehehe

    Like

    1. 11-12 sama israel ya mengklaim suatu wilayah berdasarkan sejarah. kalo begitu mah kita juga bisa ngeklaim berdasarkan sejarah maritim kita. kalo seluruh negara bisa ngeklaim berdasarkan sejarah. mau jadi apa dunia ini?

      Like

    1. Tapi menurut dek @ alone (di Jkgr) beda lho…tadi mbah mien baca “keprihatinan” dek alone ttg sikap cina.

      Menurut bliau ini, sebenarnya cina adl sahabat utk menangkal pengaruh fpda…lalu kalo cina kita musuhi lalu siapa yang akan membantu kita kalo diserang fpda?

      Ternyata selama ini simbah terkecoh dg kegarangan komen2 dek alone, apalgi dg avatarnya itu lho…yang pake baju ninja hitam plus nenteng golok….kirain meme-nya berbunyi “ganyang fpda”…wealaha ternyata bunyinya “saya prihatin”, hhhh

      #maaf ya dek dian, sekedar “prihatin”…ehhh sekedar intermezo, hhh

      Like

  2. Hahaha… Jika China Mengeklaim Wilayah Orang Dgn “Sejarah” Maka Kita Juga Tdk Akan Kalah Karena “Sejarah” Wilayah Majapahit Sudah Mencapai Kamboja… ­čść

    Like

  3. Gak usah ditanggapi, China udah biasa bebal & jago bersilat lidah.
    Pusing2 amat, gak ada sejarah nya kita takut sama China. Senggol, bacok coy !

    Like

  4. wilayah laut china dulu dikuasai kolonial inggris dan kekaisaran jepang jd nih tiongkok pake sejarah waktu jaman leluhur tahun/masehi berapa? jaman belum adanya penjajah kolonial di hongkong???lucu lucu lucu kalo pake patokan sejarah jaman masehi. karena melabeli wilayah secara sepihak

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s