Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmatim TNI AL

Kopaska gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmatim TNI AL di perairan Teluk Balikpapan. (Prokal)
Kopaska gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmatim TNI AL di perairan Teluk Balikpapan. (Prokal)

Jumat (11/8) pagi, sekira pukul 07.00 Wita, pasukan TNI AL beserta seluruh pihak yang terlibat telah bersiap di dermaga Pelabuhan Semayang. Pelaksanaan Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Koarmatim TNI AL di perairan Teluk Balikpapan dilaksanakan sesuai skenario yang telah disiapkan.

Lima kapal perang yakni KRI Hasan Basri 382, KRI Lambung Mangkurat-374, KRI Frans Kaisiepo 368, KRI Pandrong 801, dan KRI Teluk Banten 516 sudah bersiap untuk simulasi penyelamatan dari teroris. Dua armada lain, pesawat udara CN-235 dan helikopter yang di dalamnya terdapat pasukan TNI AL, juga telah siap di lokasi masing-masing, yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman dan Lapangan Merdeka.

Sesuai skenario, KRI Teluk Banten 516 yang disimulasikan sebagai MT Sangatta dibajak oleh teroris. Setelah menerima informasi melalui radio, barulah pasukan elite dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) bersiap menyusun strategi untuk menyelamatkan para penumpang kapal dan menangkap para teroris.

Skenario berjalan sesuai dengan gladi bersih yang digelar pada Kamis ( 10/8) lalu. Sesuai tugas panglima Koarmatim, Kopaska yang bertugas menyelamatkan sandera berusaha melakukan penyusupan ke MT Sangatta yang dibajak. Hingga akhirnya, pasukan elite tersebut berhasil mengambil alih kapal sipil dan melumpuhkan pembajak yang merupakan para teroris. Tindakan pun diambil. Dengan membawa senjata laras panjang, mereka berhasil masuk melalui geladak heli di kapal.

Yang istimewa, ada sebanyak enam anggota Kopaska melakukan penerjunan tempur. Mereka yang dibawa pesawat CASA NC-212, kemudian menuju dermaga Pelabuhan Semayang untuk melakukan terjun bebas ke atas kapal yang disandera. Keenam penerjun dari Kopaska tersebut terlihat mendarat sempurna sebelum skenario penyelamatan di MT Sangatta.

Setelah pertempuran terjadi beberapa waktu, akhirnya pasukan Kopaska berhasil melumpuhkan pimpinan teroris. Namun, masih ada enam anggota teroris yang berada di MT Sangatta tersebut. Tidak lama berselang, helikopter pun tiba di geladak bawah, kemudian menurunkan tali yang disusul lima orang personel Kopaska.

Pimpinan teroris segera diangkut menuju daratan menggunakan helikopter untuk diserahkan kepada personel Densus 88 Polda Kaltim, yang telah siap membawa semua anggota teroris. Semua adegan LKO berjalan sesuai skenario, seperti saat gladi bersih. Namun, rupanya tidak hanya sampai di situ saja.

Setelah adegan terakhir, ada adegan kejutan. Rupanya, salah seorang dari anggota teroris meminta bos mereka yang telah dilumpuhkan untuk dilepaskan. Sebuah bom terikat di tubuh teroris tersebut. Setelah adegan menegangkan beberapa menit, salah seorang pasukan berhasil melumpuhkan si pembawa bom tersebut dengan sekali tembakan.

Tidak sampai di situ saja, adegan kejutan lainnya, ketika salah seorang pasukan tiba-tiba hilang dan tidak berhasil ditemukan. Rupanya pasukan tersebut sudah terlilit bom waktu yang siap meledak. Selama 60 menit penghitung waktu mundur bekerja, namun akhirnya tim Gegana Lanal Balikpapan berhasil menghentikan bom waktu tersebut.

Adegan per adegan dalam LKO tersebut memukau para hadirin. Sukses menarik perhatian para penonton hingga aplaus tidak hentinya terdengar. Acara ditutup dengan parade armada yang sebelumnya digunakan dalam adegan LKO tersebut.

Dansatgas Jala Gebah 17, Kolonel Laut (P) Slamet Hariono mengungkapkan, setiap skenario yang menunjukkan uji rencana Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dilakukan dengan baik oleh setiap pasukan. Para pasukan selalu diuji kesiapsiagaannya, terutama dalam melaksanakan tugasnya. Kali ini, tugas mereka adalah menanggulangi terorisme.

“Ini adalah penanggulangan terorisme khusus perairan. Kami berharap, ke depannya dapat semakin baik. Namun, apa yang telah kami upayakan sudah terlaksana, dengan tujuan mendapat yang terbaik demi NKRI,” ungkapnya.

Bentuk evaluasi pun dilakukan. Segala yang telah dilaksanakan, dianggap masih harus diperbaiki oleh seluruh jajaran Koarmatim.

Menurutnya, baik dari segi operasional dan alutsista serta persiapan personel tidak pernah luput dari perhatian. “Kita laksanakan pelatihan agar tugas bisa dilaksanakan demi negara.

Sumber : Prokal

Advertisements

2 thoughts on “Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmatim TNI AL”

  1. Sebenarnya dlm operasi penanggulangan pembajakan kapal dg cara penernujan lsg kegeladak kapal spt ini sgt beresiko dan tinggal kepastian keberhasilannyapun dipertanyakan krn tgt dg kecepatan dan arah angin…kombinasi penyerbuan via rbih dan didrop dr heli tetap mjd pilihan utama, hhh

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s