Militer Singapura Punya Radar yang Daya Jangkaunya Hingga Sulawesi

radar EL  M-2084 S-band
Photo Ilustrasi – Radar EL M-2084 S-Band (Istimewa)

Singapura memiliki teknologi radar yang daya jangkaunya hingga ke Pulau Sulawesi. Padahal, Singapura hanyalah sebuah pulau kecil. Tak pelak, ini menjadi ancaman nyata bagi kedaulatan udara Indonesia.

“Jatuhnya pesawat Adam Air DHI 574 tanggal 1 Januari 2007, salah satunya, diketahui dari sinyal radar milik Singapura. Itu jaraknya ribuan kilometer,” kata Direktur Eksekutif Institute for Defense Security and Peace Studies, Mufti Makarim kepada VIVA.co.id, Rabu, 9 Agustus 2017.

Oleh karena itu, ia mengatakan, Indonesia harus memiliki radar yang kemampuan atau daya jangkaunya, minimal, setara atau lebih canggih dari Singapura.

Pernyataan Mufti ini menanggapi kerja sama pembuatan 12 radar antara TNI Angkatan Udara dengan Universitas Gadjah Mada, pada Senin 7 Agustus lalu.

Mufti melanjutkan, kemampuan radar yang dimiliki Indonesia nantinya harus mampu menjangkau beberapa pulau, karena sifatnya statis.

Hal ini untuk melengkapi kemampuan surveillance (pengawasan) udara yang lebih banyak mengandalkan jet tempur atau mobile.

Mendesak

“Daya dukung untuk memantau udara kita ada dua. Dinamis (mobile) dan statis (diam di tempat). Radar itu statis. Menerbangkan pesawat tempur itu dinamis. Dari sisi ongkos operasional, statis tentu lebih murah,” ungkap Mufti.

Meski demikian, ia sepakat bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memperkuat pengawasan wilayah udara Indonesia.

Mengenai kemampuan pesawat nirawak (drone), Mufti mengaku kalau itu bagian dari komponen pendukung operasi dan bukanlah utama.

“Untuk menjaga Indonesia, tidak mungkin diserahkan ke drone. Karena memiliki keterbatasan. Tapi bisa dimasukkan ke dalam pendukung operasi. Tetap radar menjadi mata pertahanan udara nasional,” tutur dia.

Menurut Kepala Staf TNI-AU, Marsekal Hadi Tjahjanto, pihaknya masih memerlukan setidaknya 12 unit radar untuk melengkapi 20 unit yang sudah operasional selama ini.

“Idealnya Indonesia memiliki 32 unit radar dan kini baru ada 20 unit. Karena itu kamu masih memerlukan sekurangnya 12 unit lagi,” kata Hadi, menjelaskan.

Sumber : Viva

Advertisements

16 thoughts on “Militer Singapura Punya Radar yang Daya Jangkaunya Hingga Sulawesi”

    1. Sampeyan ki sales cap opo to sakjane…mosok ra ngerti dagangane saingan sampeyan?!!!

      Sing neng gambar kui, radar ELM-2084 gawean “Si rahel”…perfomane meh podo kambek radar Weibel mfsr-2100 duweke dewe, ming bedo neng frekuensine. Radare singapur frekuensine S sing luwih tahan cuaca elek…lha nek radare dewe ki nganggo frekuensi X, sing resolusine luwih duwur tapi yen ketemu cuaca sing elek mringis-mringis.

      Btw, Pak Mufti Makarim salah info…singapur iso mantau montor mebure adam air sing kecebur neng selat sulawesi ki mergo entuk “distress-sinyal” sing direlai lewat satelit…ora mergo dipenthelengi nganggo radar.

      Like

      1. Hahaha… Si tante Pinter Menjiwai Sebuah Peran Ya?… Kan Saya Nanyanya Radar Yg Di Pake Singapor Yg Bisa Mengcover Sulawesi Bukan Radar Yg Di Foto Ilustrasi… Dan Lagian Gambar Ilustrasi Sudah Di Kasih Info Nama Radar Tersebut…

        Like

        1. Singapur ndak punya radar yang jangkauannya smp sulawesi dek jimmy…itu pengamat ndak jelas kok bisa masuk artikel ya, hhh

          Dek dian, mbok yang selektif milih rujukan beritanya

          Like

          1. Nah Makannya Saya Tanya Itu Radar Dari Swedia Atau AS… Kan Soale Radar Singapor Jangkauan Maxnya Masih Sekitaran 400-500KM

            Like

            1. Masih ingat kronologis ktk heli basarnas jatuh ditemanggung lebaran kemarin to?

              Kantor pusat basarnas di jakarta tau lebih dulu krn sinyal distress yang berasal dr heli tsb direlai via satelit….kira2 begitu juga kejadiannya wkt singapur bisa tau lebih dulu kalo adam air jatuh di sulawesi. Bukan oleh radar singapur spt kata sang mantan pendekar HAM tsb, hhh

              Like

  1. Saya tidak sependapat dengan pak Mufti bahwa radar itu statis. Menurut saya radar itu bisa mobile bisa statis. Buktinya, radar weibel yg digunakan di congot, kulon progo, bersifat mobile.
    Radarnya dipasang di pespur. Pespur tdk terbang, radarnya tdk berdaya guna.

    Like

    1. tp isunya mantep loh ” singapura punya radar yg jaraknya sampai sulawesi” coba kalo gak kroschek pst uda pada percaya ama omongan itu orang hahha

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s