Jadi Menhan Tak Harus Berpikir Perang

ryamizard-ryacudu-2
Ryamizard Ryacudu (Istimewa)

Ryamizard Ryacudu sempat merenung saat awal menjabat Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja. Ryamizard tidak berpikir tentang perang dan alutsista, melainkan ada yang lain. 

“Waktu awal-awal menjadi Menhan, saya merenung di kantor saya. Biasanya Menhan di otaknya berpikirnya perang-perang dan menyiapkan alutsista, saya berpikir lain,” kata Ryamizard saat memberi pembekalan kepada para rektor, ketua, direktur, dan koordinator Kopertis Perguruan Tinggi di Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017).

Menurut Ryamizard, saat ini Indonesia berada di wilayah negara ASEAN yang sudah akrab dan berjanji tidak akan berperang jika ada masalah antarnegara. Karena itu, ia menyatakan tak akan ada peperangan antarnegara.

“Kita berperang dengan siapa? Kita berada di ASEAN, sudah 50 tahun hidup akrab, sudah berjanji kalau ada sengketa jangan diselesaikan dengan senjata, tapi dialog, agar tidak terjadi pertempuran. Saya berpikir perang sudah tidak ada,” tutur Ryamizard.

Selain itu, kata Ryamizard, Australia dan Selandia Baru bukan merasa takut mendapatkan ancaman dari Indonesia. Kedua negara itu takut karena ancaman negara China.

“Di bawah kita, Australia dan Selandia Baru, negara itu takut, bukan takut diancam. Mereka siap-siap bukan mendapat ancaman dari kita, tapi ancaman China,” kata Ryamizard.

Kemudian, Ryamizad mengatakan saat ini ancaman terhadap Indonesia bisa diatasi dengan bentuk bela negara, bukan alutsista. Menurut dia, alutsista tidak ada gunanya jika yang mengendalikan atau awaknya tidak profesional.

“Makanya ada sistem pertahanan semesta. Pertahanan itu salah satu bentuknya bela negara. Boleh kita agak kurang masalah alutsista dengan negara lain, tapi di Asia Tenggara kita masih terbaik, tapi alat itu tidak ada gunanya kalau awaknya tidak profesional,” ucap Ryamizard.

Sumber : Detik

Advertisements

4 thoughts on “Jadi Menhan Tak Harus Berpikir Perang”

  1. “tapi alat itu tidak ada gunanya kalau awaknya”

    —————————————-

    Hahaha… Itu Nyidir Tetangga Yg Ngebom Pohon Pisang Ya Pak?… 😛

    Like

  2. menhan idola saya ini 😀 kalimatnya ambigu dan bersayap josss. lumayan bikin lawan merasa nyaman dengan kata katanya. padahal didalam pikirannya paling dalam “tetap waspada dalam segala bentuk ancaman”

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s