Latihan Pertahanan Udara Nasional Perkasa B-17

Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II (Kosekhanudnas II) Makassar beserta seluruh jajaran Komando yang tersebar di wilayah tengah NKRI melaksanakan latihan pertahanan udara nasional dengan nama sandi Perkasa B-17, 21-25 Juli 2017, di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Pusat komando dan pengendalian Kosekhanudnas II di Daya Makassar, menangkap pergerakan dari pesawat udara asing yang mencurigakan dengan memanfaatkan jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia II (ALKI II).

Kegiatan pemantauan dan pegamatan udara terhadap pergerakan pesawat yang mencurigakan tersebut dilaksanakan secara ketat oleh seluruh unsur Satuan Radar Kosekhanudnas II yang berada di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Setelah melaksanakan pengecekan mengenai perijinan melintas wilayah udara NKRI dari pesawat yang mencurigakan tersebut, didapat bahwa pesawat tersebut adalah pesawat intai musuh yang berupaya melakukan tindakan provokasi dan mengancam keamanan NKRI.

Sesaat kemudian, Panglima Kosekhanudnas II, Marsekal Pertama TNI Ir Tedi Rizalihadi memerintahkan Pesawat Tempur Sergap SU 27/30 milik TNI Angkatan Udara untuk melaksakan peyergapan terhadap pesawat tersebut.

Dengan kesigapan seluruh jajaran Kosekhanudnas II dan kecepatan serta ketepatan komando dan pengendalian dari Pangkosekhanudnas II akhirnya pesawat tersebut berhasil disergap dan diperoleh informasi bahwa pesawat tersebut merupakan pesawat intai yang diduga milik musuh.

Dengan persenjataan yang lengkap dan mematikan TS SU 27/30 pun memaksa pesawat tersebut untuk mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin untuk memastikan tidak ada informasi penting atau data-data intelijen tentang Indonesia.

Itulah sekelumit penggalan skenario latihan Perkasa B-17 yang dilaksanakan Kosekhanudnas II, Makassar.

“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan menguji satuan Kosekhanudnas II dalam melaksanakan tugas pertahanan udara di wilayah udara bagian timur NKRI beserta unsur pertahanan udara kewilayahan sehingga tercapai kesiapan operasi,” ujar Pangkosekhanudnas II.

“Mengingat wilayah yang menjadi tanggungjawab Kosekhanudnas II sangat luas mencakup jalur ALKI II dan ALKI III, dengan jumlah penerbangan yang sangat padat rata-rata 1500 penerbangan lebih yang melintas baik yang menuju maupun yang melalui sehingga selalu siap menghadapi setiap kontijensi ancaman terhadap wilayah udara NKRI,” tambah Pangkosekhanudnas II.

Kosekhanudnas II berhasil melaksanakan seluruh SOP dan Protap Operasi Pertahanan Udara Nasional dengan baik.

“Seluruh pelanggaran wilayah udara dan tindakan yang mengancam dari pesawat udara musuh dapat ditindak dengan cepat, tepat dan akurat,” pungkasnya.

Photo : Sukhoi TNI AU (Jeff Prananda)

Sumber : Tribun Makasar

Advertisements

2 thoughts on “Latihan Pertahanan Udara Nasional Perkasa B-17”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s