KRI Bima Suci TNI AL Tiba November

Kapal layar terbaru pesanan pemerintah Indonesia, KRI Bima Suci, dijadwalkan tiba di tanah air pada November. Jadwal tersebut mundur dari rencana sebelumnya, yakni April hingga Juni. KRI layar tersebut akan menjadi kapal latih para kadet di Akademi Angkatan Laut (AAL).

Kapal itu dibuat di Spanyol. Oktober lalu kapal tersebut diluncurkan di Galangan Freire di Kota Vigo, Spanyol. Peluncuran tersebut menandakan bahwa struktur kapal dan instalasi mesin sudah selesai. Proses selanjutnya adalah pemasangan tiang, instalasi pendukung, serta penyempurnaan interior.

Pada awal 2017 tiang-tiang kapal sudah terpasang. Tiang tersebut didatangkan dari negeri asal KRI Dewaruci, yakni Jerman. Pengerjaan selanjutnya adalah penyelesaian akhir.

Meski dibuat di Spanyol, kapal tersebut tetap dirancang sepenuhnya oleh insinyur dalam negeri. Yakni, dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBPT) serta tim dari PT PAL. Perakitan dilangsungkan di Spanyol karena tidak semua galangan menyediakan perangkat dan bahan yang dibutuhkan.

Kapal itu memiliki tiga tiang, sama dengan KRI Dewaruci. Tiang di KRI Dewaruci memiliki nama Bima, Yudhistira, dan Arjuna. Adapun di KRI Bima Suci belum disebutkan.

Instrumen navigasi di kapal tersebut cukup canggih. Semua menggunakan sistem digital. Dengan begitu, pelayaran diyakini bisa lebih aman. Fasilitas lain yang terdapat di kapal tersebut yang tidak dimiliki KRI Dewaruci adalah instrumen pemurnian air laut menjadi air tawar. Kemudian, sistem komunikasi menggunakan data digital sehingga lebih modern.

Kecepatan kapal mencapai 12 knot dengan menggunakan daya dorong mesin. Jika menggunakan layar, kecepatan bisa mencapai 15 knot. Ketahanan berlayar tanpa mengisi BBM bisa mencapai 30 hari.

KRI Bima Suci mampu mengangkut 120 taruna dengan 80 awak kapal atau total 200 orang. Berbeda dengan KRI Dewaruci yang hanya mampu mengangkut awak total 75 orang. Selain itu, di kapal tersebut terdapat ruang kelas untuk pendidikan taruna.

Informasi awal, KRI itu rencananya tiba di Indonesia tepat pada hari TNI, yakni 5 Oktober. Namun, informasi tersebut diluruskan Panglima Armada Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto. ’’Perkiraan November baru tiba,’’ katanya.

Kapal itu disebut-sebut bakal menggantikan KRI Dewaruci. Namun, Darwanto tidak sepakat dengan sebutan itu. Sejak awal klausul KRI Bima Suci adalah armada tambahan. ’’Mungkin, KRI Dewaruci di lautan Nusantara, sedangkan KRI Bima Suci tingkat dunia,’’ ungkapnya.

Saat kapal itu tiba, TNI-AL akan memiliki tiga kapal layar. Yakni, KRI Arung Samudera, KRI Dewaruci, dan KRI Bima Suci.

Photo : KRI Bima Suci (Alf-Vigo-2017)

Sumber : JPNN

Advertisements

6 thoughts on “KRI Bima Suci TNI AL Tiba November”

  1. Namun, Darwanto tidak sepakat dengan sebutan itu. Sejak awal klausul KRI Bima Suci adalah armada tambahan. ’’Mungkin, KRI Dewaruci di lautan Nusantara, sedangkan KRI Bima Suci tingkat dunia,’’ ungkapnya.

    Hore !!! pesan lagi barquentine kapal sejenis KRI Dewaruci untuk mengganti KRI Dewaruci 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s