Operasi Jet Tempur FA-50 Filipina Dihentikan

Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) akan menghentikan penggunaan jet tempur FA-50 dari Korea Selatan, pada Kamis (13/7). Tindakan ini diambil menyusul kematian dua tentara dalam satu serangan udara yang meleset di Kota Marawi.

“FA-50 akan ditarik sebentar lagi dari pengerahan sampai proses penyelidikan selesai dan begitu kami memastikan mengapa bom-bom meleset dari target,” kata juru bicara AFP, Restituto Padilla.

AFP diperlengkapi 12 jet tempur dari Industri Penerbangan Korea sejak 2015. Insiden pada Rabu (12/7) adalah pertama kalinya setidaknya dalam 70 misi pendukung yang gagal.

Padilla mengatakan empat bom yang dikeluarkan dari jet FA-50 yang sama adalah satu-satunya yang gagal mencapai targetnya. Ini insiden “salah tembak” kedua oleh militer.

Pada 31 Mei lalu, 10 tentara Filipina tewas dan tujuh lainnya terluka setelah pesawat SF260W salah menembak sasaran. Meski sudah terjadi dua kali insiden serangan udara meleset dari target, namun Padilla menegaskan operasi militer di Marawi tetap berlanjut.

Krisis di Marawi juga menyebabkan kemunduran ekonomi dan pariwisata di kota tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Kamar Dagang dan Industri Kota Davao, Ronald Go, yang meminta upaya Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk memulihkan perdamaian di Marawi.

Photo : FA-50PH dengan rudal AIM-9B (photo Iam Hanz)

Sumber : Berita Satu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s