Industri Pertahanan Indonesia – Turki Tandatangani Kesepakatan Selama Kunjungan Joko Widodo

TAI CEO Temel Kotil and PT Dirgantara executive Budi Santoso sign a cooperation deal. (AA)
TAI CEO Temel Kotil and PT Dirgantara executive Budi Santoso sign a cooperation deal. (AA)

Perusahaan pertahanan terkemuka Turki Aselsan dan Turkish Aerospace Industries (TAI, juga dikenal sebagai TUSA) pada hari Kamis menandatangani kesepakatan dengan PT Dirgantara Indonesia dan PT Len untuk berkolaborasi dalam produk pertahanan.

Kedua perusahaan tersebut menandatangani Memorandum of Understanding di ibukota Ankara, yang dihadiri Wakil Perdana Menteri Turki Nurettin Canikli, Menteri Ekonomi Nihat Zeybekci dan Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita untuk menciptakan kerangka kerja untuk kolaborasi lebih lanjut.

Isi kesepakatan tersebut tidak diungkapkan.

Sementara itu, Karpowerhip Indonesia, bagian dari grup energi Turki Karadeniz Holding, dan perusahaan perkapalan Indonesia PT PAL juga menandatangani sebuah kesepakatan kerjasama strategis.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan meskipun kedua negara berada terpisah, orang-orang di Indonesia mulai mengenal Turki, sejarah dan masyarakatnya, melalui serial televisi Turki yang populer.

“Saya sadar bahwa Turki adalah pusat bagi wilayah ini. Demikian pula, Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi terbesar keempat di dunia,” katanya dalam pertemuan yang dihadiri oleh 25 CEO perusahaan Turki yang beroperasi di Industri pertahanan, energi dan perkapalan.

Presiden Indonesia meminta komunitas bisnis dari negaranya untuk menjalin hubungan dengan Turki.

Joko Widodo mengatakan bahwa dia telah sepakat dengan Erdogan untuk memulai negosiasi sebuah perjanjian perdagangan bebas antara kedua negara.

“Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk memberikan dorongan baru dan besar dalam perdagangan dan investasi di kedua arah. Saya percaya bahwa sangat jelas kedua negara harus melakukan lebih banyak hal bersama,” katanya.

Ömer Cihad Vardan, kepala Dewan Hubungan Ekonomi Luar Negeri Turki, mengatakan bahwa pelaku bisnis dari kedua negara dapat bekerja sama di negara-negara ketiga terutama di Asia, sebagaimana dilansir dari Daily Sabah (06/07).

Editor : (D.E.S)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s