Danpusdikpel Tinjau Sekolah Artileri

Simulator Bidik Meriam (Porteble Gunnery Trainer)
Latihan praktek menembak Prajurit TNI AL (Pen TNI AL)

Komandan Pusat Pendidikan Pelaut (Danpusdikpel) Kodiklatal Kolonel Laut (P) M. Khimayatul Islam, S.T., Senin (29/5/2017) meninjau Sekolah Artileri dalam rangka meninjau Simulator Bidik Meriam dan kesiapan siswa Diktukba ke-46 untuk melaksanakan kegiatan Lattek menembak di Paiton, Probolinggo, Jawa Timur.

Sekolah Artileri (Seart) yang mempunyai tugas melaksanakan kebijakan dan wewenang dalam hal pendidikan dasar golongan (Diksargol), pendidikan lanjutan dan pendidikan pengembangan dituntut mempunyai Alins yang mampu mendukung pembelajaran bagi siswa pendidikan diatas. Salah satu alat yang telah dimiliki adalah Simulator Bidik Meriam (Porteble Gunnery Trainer).

Dengan adanya Simulator Bidik Meriam (Porteble Gunnery Trainer) diharapkan mampu melatih siswa dalam pengenalan latihan kering (drill) untuk melatih prosedur peran tempur bahaya permukaan dan udara serta mengenalkan proses bidik dan menembak.

Disela-sela kunjungannya Komandan Pusat Pendidikan Pelaut (Danpusdikpel) KodiklatalKolonel Laut (P) M. Khimayatul Islam, S.T. melaksanakan penijauan  Meriam 40mm, Meriam 37mm, Metraliur 20mm, Metraliur 12,7mm, Tomato Killer (sebagai sasaran) serta kelengkapan yang lainnya. Material tersebut yang akan digunakan dalam Lattek menembak siswa Diktuba XLVI dan siswa Dikmata XXXVI/2 di Paiton, Probolinggo, Jawa Timur.

Lattek ini bertujuan membekali siswa agar melaksanakan penembakan meriam sesuai prosedur  dengan baik dan benar agar memahami tugas dan tanggung jawab sebagai awak meriam, memahami fungsi bagian-bagian senjata artileri kapal/KRI, memahami tentang macam jenis senjata artileri kapal/ KRI.

Sumber : Pen TNI AL

Advertisements

5 thoughts on “Danpusdikpel Tinjau Sekolah Artileri”

  1. Metraliur 20mm, Metraliur 12,7mm sudah tidak cocok untuk melibas helikopter tempur modern dan UAV yang jarak tembaknya sudah jauh.

    Like

      1. S-60 itu sebagian ada radar baru dari jerman. Memang jarak tembaknya (6 km) kurang jauh dibandingkan dengan hellfire (5-8 km), tapi itu tergantung ketinggian pesawat apachenya.

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s