Aselsan TUFAN, Purwarupa Sistem Senjata Elektromagnetik

Selain Tank Medium Indonesia, pameran IDEF 2017 juga menyajikan banyak kejutan dan alutsista baru. Perusahaan-perusahaan industri pertahanan Turki sendiri memamerkan proyek-proyek mereka yang revolusioner.

Salah satu yang paling gres dipamerkan adalah Aselsan TUFAN (angin topan) yang merupakan purwarupa sistem senjata elektromagnetik, atau yang lebih dikenal sebagai railgun.

Aselsan memulai proyek pengembangan EML (Electromagnetic Launcher) pada 2014. Awalnya mereka ingin menciptakan senjata yang mampu melontarkan proyektil padat dengan kecepatan hipersonik dengan bantuan magnet.

Penggunaan senjata EML ini memungkinkan pengembangan proyektil yang murah, tak tergantung pada propelan, senyap, dan akurasinya tinggi. Yang terpenting, karena kepadatan massa dan kecepatannya, energi kinetik yang dihasilkan mampu menjebol sasaran yang dilindungi baja yang sangat tebal sekalipun.

Aselsan membuat desain senjata EML yang kompak, muat dimasukkan pada dimensi sebesar kubah meriam kapal perang, atau untuk kubah ranpur. Kecepatan lesat proyektilnya mencapai 2.000-2.500 m/detik atau lebih dari 6 kali kecepatan suara. Jarak efektifnya mencapai 300 km.

Dipadukan dengan sistem komputer balistik canggih untuk menghitung lintasan dan kecepatan sasaran, titik pencegatan bisa ditentukan sehingga sasaran bisa dihancurkan hanya dalam satu kali tembakan.

Berbeda dengan Amerika Serikat dimana hanya AL AS yang sibuk menguji coba railgun mereka yang berskala besar, Aselsan mendesain TUFAN untuk dapat muat ke berbagai platform, mulai dari ranpur sampai dengan kapal perang.

Sasaran yang bisa ditarget oleh TUFAN pun beraneka ragam, mulai dari ranpur lain, kapal perang, pesawan terbang dan helikopter, bahkan satelit pada orbit rendah.

Walaupun ukuran proyektil yang ditembakkan jauh lebih kecil, namun karena ukurannya yang kompak, TUFAN punya kans besar untuk digelar pada berbagai platform. Proyektilnya sendiri terbuat dari logam campuran, termasuk tungsten, dengan bentuk balok dan kepala seperti akar gigi.

Sejauh ini, uji coba penembakan TUFAN sudah dilakukan pada tanggal 26-29 Desember 2016. Hasilnya, TUFAN memenuhi parameter uji yang telah ditentukan.

Purwarupanya sendiri dipamerkan di booth Aselsan dalam IDEF 2016, dengan bentuk laras yang mengotak. Laras utamanya diselubungi oleh magnet yang berfungsi untuk meningkatkan kecepatan peluncuran proyektil sampai kecepatan optimal.

Masih butuh waktu sampai TUFAN menjadi produk jadi yang siap dipasang dan digelar untuk multi matra. Apalagi untuk kebutuhan pasokan catu daya yang dibutuhkan untuk penembakkan dalam skala kontinyu. Tetapi setidaknya Turki sudah berhasil mensejajarkan dirinya sama tinggi dengan negara maju seperti Amerika Serikat.

Photo : Aselsan Tufan Railgun (Turkish Defense)

Sumber : Angkasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s