Seluruh Calon Pengawak Bima Suci Tiba di Vigo

Sebanyak 56 orang calon pengawak (cawak) gelombang kedua Kapal Layar Latih (KLL) Bima Suci tiba di Kota Vigo Spanyol dengan aman pada hari Selasa (2/5). Sebelumnya, 10 orang cawak telah tiba pada bulan Desember 2016, sehingga total 66 cawak sudah berada di Vigo.

Perjalanan yang panjang bagi para cawak kapal layar tipe Barque tersebut, setelah menempuh perjalanan selama 40-48 jam dari Surabaya sampai Vigo Spanyol. Terdiri dari 3 perwira dan 53 bintara/ tamtama, mereka dibagi dalam 4 kelompok terbang (Kloter). Keempat kloter merasakan 4 kali transit.

Berangkat dari Surabaya, kemudian transit pertama di Jakarta, kemudian transit kedua di kota berbeda sesuai maskapainya (Bangkok, Singapura, dan Dubai), ketiga di London, dan keempat Madrid, hingga akhirnya tiba di Kota Vigo. Kloter 1 (18 orang) tiba pada hari Minggu (30/4), kloter 2 (16 orang) dan kloter 3 (16 orang) pada hari Senin (1/5), dan kloter 4 (6 orang) pada hari Selasa (2/5).

Komandan Satgas Yekda KLL Laksamana Pertama TNI Sutarmono, M.Si Han tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya menyambut kedatangan para Cawak dengan lancar dan aman.

Didampingi staf Satgas, Komandan KRI Dewaruci periode 2004-2008 tersebut langsung menyambut kedatangan setiap kloter di bandara Peinador Vigo. Sutarmono masih sangat mengenal banyak prajurit (cawak) yang pernah dipimpinnya berlayar ke negara di wilayah benua Eropa (2005), Asia Timur (2006), dan benua Amerika (2007), karena sebagian besar atau 40 orang adalah personel yang sedang atau setidaknya pernah berlayar dengan KRI Dewaruci (24 orang) atau prajurit dari Satuan Kapal Bantu (Satbankoarmatim/16 orang).

Lainnya sebanyak 26 orang adalah prajurit perwakilan satuan (22 orang) selain Satban di lingkungan Koarmatim, 3 orang dari Koarmabar, dan 1 orang dari Kolinlamil. Sebelum menjadi Dansatgas Yekda KLL, Laksma TNI Sutarmono adalah pejabat Komandan Satbankoarmatim, Kas Guskamlatim dan Asisten Perencanaan Pangarmatim.

Walau telah menempuh perjalanan rata-rata 40 jam dan berganti pesawat sebanyak 5 kali, senyum ceria dan bahagia menyelimuti wajah-wajah cawak. Lebih dari 50 persen dari mereka mengakui baru pertama kali naik pesawat.

“Izin Komandan, walaupun telah berkeliling dunia ke beberapa negara, ini pengalaman kami (saya, red.) naik pesawat. Langsung jauh lagi,” ujar salah satu cawak yang pernah berdinas di KRI Dewaruci, dengan gaya militer.

Setiba di Vigo, cawak akan melaksanakan pelatihan selama 3,5 bulan, dan selanjutnya menjadi pengawak pertama yang akan melayarkan KLL Bima Suci dari Vigo ke Surabaya, diperkirakan membutuhkan waktu 60 hari dengan singgah di 5 (lima) pelabuhan Luar Negeri dan 2 (dua) pelabuhan Dalam Negeri.

Photo : KLL Bima Suci (defence.pk)

Sumber : Pen TNI AL

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s