AW-101 Dalam Tahap Pemeriksaan Spesifikasi

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta pengadaan pesawat tempur baru ke Kementerian Pertahanan. Permintaan pesawat baru itu untuk menggantikan pesawat F-5 E/F Tiger II buatan Northrop Co USA yang baru saja dipensiunkan dan masuk museum.

“Kami meminta pesawat generasi 4,5 dan sudah kirim spesifikasinya untuk minta pesawat yang lebih canggih,” ujar Hadi seusai peresmian Monumen Pesawat F5 Tiger II di Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta, Selasa (25/4/2017).

Ia menyerahkan sepenuhnya jenis pesawat tempur yang baru kepada Kementerian Pertahanan. Meskipun demikian, pesawat yang diinginkan harus lebih canggih dari pesawat tempur di lingkungan strategis AU.

“Penggantian ini masuk dalam rencana strategis karena pesawat F-5 sudah satu tahun tidak beroperasi,” ucap Hadi.

Terkait pembelian heli AW 101, dia menuturkan saat ini sudah ada di pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta. Heli tersebut multifungsi, karena akan digunakan sebagai angkutan dan SAR.

Ia menambahkan, penggunaan alutsista tidak bisa langsung seperti kendaraan umum, sekalipun administrasi sudah lengkap.

“Sekarang masih dalam tahap pemeriksaan spesifikasi, sebelum boleh beroperasi,” kata Hadi.

Photo : AW-101 TNI AU (rotorblur)

Sumber : Liputan6

Advertisements

12 thoughts on “AW-101 Dalam Tahap Pemeriksaan Spesifikasi”

  1. @admin

    Bung dian, mau tanya nih…punya heli canggih bermesin 3 kenapa gak pernah diberitakan merek dan tipe mesinnya ya?

    Padahal harusnya bangga dong punya mainan canggih….lha wong beli F-16 hibah aja jelas dicantumkan scr detil apa saja item2nya

    #tanya merek dan tipe mesin

    Like

    1. masalahnya itu datangnya ruwet Bu, andai datangnya gak kusut ya, bangga lah, ini heli sebenarnya keren, saya akui,
      namun ya.. proses datangnya itu lho, yang bikin tepok jidat,

      Like

    2. Helikopter AW101 Utility ditenagai tiga mesin Rolls-Royce Turbomeca RTM322-01 turboshaft 1.566 kw (2.100 shp) tiap mesin. Heli mampu terbang selama enam jam dan kecepatan maksimum 309 km per jam (167 knot). Sementara jarak jelajah mencapai 833 km. Bahkan dimungkinkan untuk melakukan pengisian bahan bakar di udara (air refuelling).
      Ini saya copy kan dari web nya Sir Haryo Aji.. Lunas ya Bu, hehe,,

      Like

          1. Udah ahh…ayuk sekarang kita maen investigasi kecil-kecilan aja.

            Cluenya adalah heli aw101 mk-641 dg construction number: 50248 (yang mendarat dihalim)….ini sebenarnya varian militer atau versi ekspor-sipil?

            Kode mk-641 ini sebenarnya menginformasikan ttg sesuatu hal yang berhubungan dg tipe mesin yang digunakan dan masih berkaitan dg clue diatasnya…..selamat menginvestigasi

            Like

            1. AW-101 Berkode MK-641 Merupakan AW-101 Versi Export VIP India… Dan Katanya Mesin CT7-600 Series di Pilih Karena Heli VIP Penumpungnya Cuma Sedikit… :mrgreen:

              Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s