Full Mission Profile Akhiri Kursus Operasi Khusus Korps Marinir di Banyuwangi

Full Mission Profile Akhiri Kursus Operasi Khusus Korps Marinir di Banyuwangi
Full Mission Profile Akhiri Kursus Operasi Khusus Korps Marinir di Banyuwangi (Marinir)

Full Mission Profile mengakhiri rangkaian kegiatan Kursus Operasi Khusus Korps Marinir tahun 2017 di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Sabtu (15/04/2017).

Dalam latihan Full Mission Profile diskenariokan musuh berhasil menyandera Komandan Brigif-9 di sebuah pemukiman penduduk di desa Pesanggaran, Banyuwangi.

Mendapat informasi tersebut, dibentuklah Tim Khusus untuk membebaskan pejabat yang disandera musuh. Tim Khusus beranggotakan 20 orang anggota Regu Pandu Tempur (Rupanpur) Korps Marinir dibawah pimpinan Serka Mar Widayat dari Batalyon Infanteri-1 Marinir.

Setelah terbentuk Tim Khusus, dengan berbekal informasi Intelijen dari Satuan Induk dan mempelajarinya, Tim Khusus Tim Khusus langsung melaksanakan pengintaian ke Sasaran untuk mengkonfirmasi data yang telah mereka peroleh dengan melaksanakan patroli pengintaian khusus terhadap route dan pengintaian titik sasaran yang telah ditentukan. Setelah Tim berhasil memperoleh data yang akurat, tentang musuh yang berada di sasaran serta posisi pejabat yang disandera, selanjutnya tepat pukul 22.00 Wib Tim Khusus melaksanakan tugas mereka membebaskan sandera yang ditawan musuh dan melumpuhkan seluruh musuh dengan tekhnik pertempuran dalam ruang tertutup Close Quarter Battle (CQB).

Setelah sandera berhasil dibebaskan dan diamankan oleh Tim Khusus, selanjutkan sesuai dengan petunjuk dari Komando atas, sandera yang berhasil dibebaskan dibawa menuju ke pick up point Heli yang berada di Kampung Baru desa Lampon, selanjutnya melaksanakan konsolidasi.

Letkol Mar Ferdy Takaendenga selaku Perwira Pelaksana Kursus mengatakan, Full Mission Profile (FMP) merupakan materi penutup dalam Kursus Operasi Khusus Korps Marinir tahun 2017, yang mana materi dalam FMP merupakan rangkuman dari seluruh materi yang telah dilaksanakan selama kursus.

Dalam Kursus Operasi Khusus, lanjutnya, berlangsung mulai tanggal 21 Maret hingga 19 April 2017 diikuti 20 prajurit yang merupakan anggota Regu Pandu Tempur  di jajaran Korps Marinir.

Tujuan dilaksanakan kursus operasi khusus yaitu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta kursus tentang Operasi Khusus serta kempuan yang harus dikuasai untuk menunjang tugas pokok di satuan.

“Materi yang dilatihkan meliputi Jungle & Sea Survival di Sukamade Meru-Betiri dan Teluk Ijo pantai Rajegwesi, Raid Amfibi, Renang Rintis, operasi patroli Rawa dan Taktik Khusus di pantai Pancer, Pulau Merah, desa Pesanggaran, Lampon, Patroli sungai di Sungai Kalibaru, Dakibu dan Dopper di Goa Kikik pantai Lampon,” pungkasnya.

Sumber : Pen Marinir

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s