Jadi Tempat Pendaratan Pesawat Tempur, ‘Runway’ Perlu Diperpanjang

Lanud Adisutjipto dimungkinkan sebagai tempat pendaratan pesawat tempur sekelas F-16 atau Sukhoi di saat-saat tertentu. Akan tetapi, jika dilakukan terus menerus maka butuh penambahan panjang landasan.

Saat ini landasan Adisutjipto sepanjang 2.200 meter, sementara pesawat tempur butuh sekitar 3.000 meter panjang landasan agar berada di titik aman saat pendaratan.

“Tidak menutup kemungkinan nanti pesawat tempur akan di sini, tetapi konsekuensinya runway ditambah panjang. Kalau tidak, pesawatnya dilengkapi peralatan brakesut [parasut untuk pengereman] dan diujung runway arrester cable [kabel penahan pesawat untuk pendaratan],” ucap Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga di Kompleks Kepatihan, Selasa (4/4/2017).

Terkait pengamanan udara, kata dia, sepenuhnya masih menjadi tanggungjawab Lanud Adisutjipto karena masih berada di military training area (MTA). Sehingga meski nanti NYIA beroperasi, maka tetap akan ada fungsi koordinasi dalam hal pengamanan udara. Novyan menegaskan, Lanud Adisutjipto akan membuat kantor sekelas detasemen di area NYIA untuk memudahkan tempat koordinasi. Di kantor itu pula akan ada penempatan personel anggota dalam melakukan pengamanan.

“Keamanan udara seluruh Jogja itu di bawah Lanud Adisutjipto, makanya pengembangan bandara KP selalu berkoordinasi dengan kami. Di sana pasti ada posnya Lanud, semacam kantor disebut detasemen. Tempatkan personel hanya sifatnya sebagai tempat koordinasi,” ucapnya.

Photo : F-16 C/D Block 52ID (alaric defence)

Sumber : Solopos

Advertisements

4 thoughts on “Jadi Tempat Pendaratan Pesawat Tempur, ‘Runway’ Perlu Diperpanjang”

  1. kalau nambah ke timur, lahannya memang kosong, namun untuk sisi kiri dan kanan runwaynya bakalan sempit. bakalan nambah duit banyak, mending nambah ke barat, tapi musem satria mandala kena gusur dong.

    Like

    1. Enggak bisa bung blangkon….sisi timur landasan itu tanah eyangku, xixixixixi

      Sebelah timur bandara kan ada obstacle berupa perbukitan seribu aka gunung Kidul, jadi ya gak memungkinkan diperpanjang lg krn membahayakan pesawat yang sdg approach.

      Kearah barat jg sama aja krn diujung sana ada jalan ringroad yang tegak lurus dg runway

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s